Bertahan 30 Tahun, Sego Doreng Bu Pariyah Jadi Bagian dari Kuliner Tradisional Demak

Dinparta Demak
2 Min Read

HEADLINNEWS.IDDi tengah semakin beragamnya pilihan kuliner, makanan tradisional masih memiliki tempat tersendiri. Salah satunya Sego Doreng Bu Pariyah di Keracaan, Demak, yang telah bertahan selama kurang lebih 30 tahun.

Warung ini menawarkan Sego Doreng sebagai sajian khas dengan harga yang relatif terjangkau. Satu porsi dibanderol mulai Rp6.000, sementara pelanggan dapat memilih beragam lauk pendamping sesuai selera.

Sego Doreng Bu Pariyah buka setiap Senin hingga Sabtu mulai pukul 16.30 WIB. Selama puluhan tahun, keberadaannya menjadi bagian dari kuliner yang tetap bertahan di tengah perubahan selera dan berkembangnya pilihan tempat makan di Demak.

Keberadaan kuliner tradisional seperti ini tidak hanya berkaitan dengan makanan. Di dalamnya terdapat kebiasaan makan, cita rasa, serta cara masyarakat mempertahankan resep dan sajian yang telah dikenal secara turun-temurun.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini, mengatakan kuliner tradisional memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bagian dari daya tarik wisata kuliner daerah.

“Kuliner bukan hanya soal makanan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan kekayaan daerah. Kami berharap kuliner lokal terus berkembang, dikenal lebih luas, dan mampu menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat,” ujarnya.

Sego Doreng Bu Pariyah menjadi salah satu contoh bagaimana kuliner sederhana dapat bertahan selama puluhan tahun sekaligus menjadi bagian dari kehidupan kuliner masyarakat Demak.

Dengan harga yang terjangkau dan pilihan lauk yang beragam, kuliner tradisional semacam ini memiliki peluang untuk terus dikenalkan kepada generasi berikutnya dan menjadi bagian dari pengalaman wisata kuliner di Demak.

Editor: HL-News
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!