HEADLINNEWS.ID – Komisi III DPRD Kabupaten Batang melakukan studi banding ke Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Demak, Rabu (17/6), guna mempelajari strategi peningkatan prestasi olahraga dan pembinaan atlet di daerah.
Kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Batang, Nur Cahyaningsih, bersama 16 anggota rombongan tersebut diterima oleh jajaran Bidang Pembinaan Olahraga Dinpora Kabupaten Demak.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD Batang menggali informasi mengenai cabang olahraga unggulan Kabupaten Demak, program pembinaan atlet bersama KONI, dukungan sarana dan prasarana olahraga, serta mekanisme bantuan bagi cabang olahraga.
Pembahasan juga mencakup persiapan Kabupaten Demak menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), mulai dari pemusatan latihan, seleksi atlet potensial, hingga strategi pencapaian target prestasi.
Selain itu, rombongan DPRD Batang turut menanyakan peluang kemitraan dengan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai alternatif dukungan bagi pengembangan olahraga dan pembinaan atlet di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.

Kepala Bidang Pembinaan Olahraga Dinpora Kabupaten Demak, Nurwahyudin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menjelaskan berbagai program pembinaan olahraga yang telah dijalankan Dinpora bersama KONI Kabupaten Demak.
Menurutnya, koordinasi dan konsultasi antardaerah menjadi sarana penting untuk berbagi pengalaman serta praktik baik dalam pengelolaan dan pengembangan olahraga prestasi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinpora Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini, menyambut baik kegiatan studi banding tersebut. Ia menilai sinergi antardaerah sangat penting dalam upaya memajukan sektor olahraga.
“Setiap daerah memiliki tantangan dan keunggulan masing-masing. Melalui forum seperti ini, kita dapat saling belajar dan bertukar pengalaman mengenai pola pembinaan atlet, pengembangan sarana olahraga, hingga strategi peningkatan prestasi. Harapannya, olahraga di daerah semakin maju dan mampu melahirkan atlet-atlet yang berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Endah.
Melalui kegiatan ini, kedua daerah diharapkan dapat memperkuat kerja sama dalam meningkatkan prestasi olahraga, mengembangkan sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan, serta mendorong lahirnya atlet-atlet berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

