Polisi Buru Pengendara Ninja yang Aniaya Pemotor di Jagakarsa

Michael Ivan
By
Michael Ivan
Jurnalis
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
- Jurnalis
3 Min Read

HEADLINNEWS.IDJAKARTA, Polisi masih memburu pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja yang diduga melakukan pemukulan terhadap seorang pemotor di Jalan Raya Jagakarsa, Jakarta Selatan. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (4/7/2026) itu menjadi perhatian setelah rekaman kejadiannya beredar di media sosial.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap pelaku sekaligus mengetahui motif tindakannya.

Kami cari motifnya, dan kami juga sedang cari pelakunya,” kata Nurma saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu (5/7/2026).

Menurut Nurma, polisi telah mendatangi alamat yang diduga merupakan tempat tinggal pelaku. Namun, saat didatangi, yang bersangkutan tidak berada di lokasi.

Kami sudah datangi alamatnya (pelaku). Tapi dia enggak ada di tempat. Untuk laporan korban, akan kami cek dulu,” ujarnya.

Korban diketahui merupakan pengguna Instagram dengan akun @ahmadabdulazis21. Melalui unggahannya, ia menyampaikan bahwa dirinya mengalami penganiayaan oleh seorang pria yang tidak dikenalnya saat melintas di Jalan Raya Jagakarsa.

Korban menjelaskan kondisi lalu lintas ketika itu sedang padat. Ia menyatakan tidak menyerempet maupun menabrak kendaraan lain sebelum insiden terjadi.

Menurut pengakuannya, sepeda motornya justru ditabrak dari belakang oleh pengendara Kawasaki Ninja berwarna hijau yang mengenakan kaus biru. Setelah itu, pelaku menghampiri korban dan berbicara sebelum melakukan pemukulan.

Tiba-tiba dia nabrak motor saya dari belakang, terus menghampiri saya sambil bicara enggak jelas. Saya cuma negor sambil ngangguk kepala, tiba-tiba dia nampol saya tiga kali,” tulis korban.

Korban kemudian mengambil telepon genggam dari dasbor motornya untuk merekam kejadian tersebut. Namun, menurut keterangannya, pelaku kembali mendatanginya dan kembali melakukan pemukulan.

Setelah saya rekam, pengendara Ninja menghampiri saya. Saya tanya, ‘Kenapa nampol saya?’ Dia jawab, ‘Kenapa emang gue tampol?’ sambil mukul saya dua kali,” katanya.

Korban juga mengaku pelaku memintanya melakukan panggilan video kepada ayahnya. Meski demikian, korban menyatakan tidak mengenal pelaku maupun mengetahui alasan permintaan tersebut.

Dia nyuruh saya buat video call ayah saya. Saya bilang saya enggak kenal dia dan ayah saya juga enggak kenal,” ujarnya.

Setelah kejadian, korban memilih meninggalkan lokasi untuk mencari kantor polisi terdekat. Dalam video yang diunggah, pelaku juga terdengar meminta korban membuka helm dan penutup wajahnya.

Lu buka helm lu. Lu enggak kenal sama gue? Ayo minggir dulu sama gue,” ucap pelaku.

Korban menanggapi ajakan tersebut dengan mengatakan, “Ya gue mau kerja, Bang.

Polisi menyatakan proses pencarian terhadap pelaku masih berlangsung. Selain memburu terduga pelaku, kepolisian juga akan memeriksa laporan yang disampaikan korban.

Kasus ini memperlihatkan bahwa dugaan tindak kekerasan di jalan yang terekam dan kemudian viral di media sosial telah ditindaklanjuti oleh kepolisian. Berdasarkan data yang tersedia, fokus penanganan saat ini berada pada pencarian pelaku, pendalaman motif, serta pemeriksaan terhadap laporan korban. Alasan di balik tindakan pelaku belum disampaikan oleh kepolisian maupun terungkap dalam keterangan yang tersedia.

Editor: Michael Ivan
Share This Article
Jurnalis
Follow:
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!