Harga Cabai dan Beras Naik, DKI Siapkan Operasi Pasar

Michael Ivan
By
Michael Ivan
Jurnalis
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
- Jurnalis
4 Min Read
- Foto Ilustrasi

HEADLINNEWS.ID – Jakarta – Harga sejumlah komoditas pangan di Jakarta kembali naik pada Jumat, 19 Juni 2026. Data Informasi Pangan Jakarta (IPJ) menunjukkan kenaikan terjadi pada beberapa jenis cabai, beras, dan daging sapi, sehingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga.

Cabai merah keriting menjadi komoditas dengan kenaikan tertinggi. Harganya naik Rp2.919 menjadi Rp57.683 per kilogram. Cabai merah besar (TW) juga naik Rp867 menjadi Rp63.967 per kilogram.

Di sisi lain, cabai rawit merah turun Rp178 menjadi Rp77.912 per kilogram. Cabai rawit hijau mencatat penurunan lebih dalam, yakni Rp669 menjadi Rp60.617 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas bumbu lainnya. Harga bawang merah naik Rp291 menjadi Rp57.360 per kilogram, sedangkan bawang putih naik Rp193 menjadi Rp44.303 per kilogram.

Pada kelompok beras, harga bergerak bervariasi. Beras IR I (IR 64) naik Rp49 menjadi Rp15.573 per kilogram, beras IR II Ramos naik Rp58 menjadi Rp14.698 per kilogram, dan beras IR III naik Rp105 menjadi Rp13.967 per kilogram.

Beras IR 42/Pera turut naik Rp89 menjadi Rp16.274 per kilogram. Sebaliknya, beras Muncul I turun Rp105 menjadi Rp15.817 per kilogram dan beras Setra I/Premium turun Rp257 menjadi Rp16.791 per kilogram.

Pada kelompok protein hewani, harga daging sapi has (paha belakang) naik Rp1.000 menjadi Rp154.155 per kilogram. Daging sapi murni (semur) juga naik Rp266 menjadi Rp149.190 per kilogram.

Harga ayam broiler atau ayam ras justru turun Rp1.160 menjadi Rp41.257 per ekor. Telur ayam ras ikut turun Rp50 menjadi Rp27.792 per kilogram.

Di sektor perikanan, ikan bandeng ukuran sedang naik Rp500 menjadi Rp44.429 per kilogram dan ikan lele naik Rp30 menjadi Rp30.413 per kilogram. Sementara itu, harga ikan mas turun Rp860 menjadi Rp41.123 per kilogram.

Komoditas lain yang mengalami penurunan adalah minyak goreng kuning atau curah yang turun Rp63 menjadi Rp21.611 per kilogram. Kentang ukuran sedang turun Rp65 menjadi Rp19.457 per kilogram, sedangkan tomat buah naik Rp51 menjadi Rp19.611 per kilogram.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan langkah antisipasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setelah memantau kenaikan sejumlah komoditas pangan strategis.

Menurut Elisabeth, salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menggelar operasi pasar pada komoditas yang mengalami kenaikan signifikan. Pemerintah juga akan memperkuat distribusi pangan ke pasar-pasar rakyat untuk menjaga pasokan dan mengendalikan tekanan harga.

TPID DKI Jakarta terdiri dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PD Pasar Jaya, dan Bank Indonesia. Tim ini bertugas memantau pergerakan harga dan menyiapkan langkah pengendalian inflasi di tingkat daerah.

Data harga tersebut merupakan harga rata-rata komoditas pangan di Jakarta yang tercatat di laman infopangan.jakarta.go.id pada Jumat, 19 Juni 2026, dan dapat berubah sesuai pembaruan harian.

Kenaikan harga cabai dan sebagian jenis beras menunjukkan tekanan pada kelompok pangan yang berkontribusi besar terhadap inflasi daerah. Jika tren ini berlanjut, daya beli rumah tangga berpendapatan rendah berpotensi tertekan karena porsi pengeluaran pangan masih mendominasi konsumsi masyarakat.

Rencana operasi pasar menjadi instrumen jangka pendek untuk menahan kenaikan harga. Namun, efektivitasnya akan sangat bergantung pada kelancaran distribusi, kecukupan pasokan dari daerah penghasil, dan kecepatan intervensi pemerintah sebelum kenaikan harga menyebar ke komoditas pangan lainnya.

Share This Article
Jurnalis
Follow:
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!