HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Kebakaran melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang pada Rabu (30/9) malam. Dengan cepat, api menyebar dari satu titik dan terus meluas di lokasi TPA.
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) menerjunkan kekuatan sebanyak 7 unit armada untuk berusaha melakukan pemadaman. Namun, proses di lapangan berlangsung sulit, yang membuat petugas kewalahan untuk memadamkan api yang terlanjur meluas di area TPA yang terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Sih Rianung menjelaskan bahwa sulitnya pemadaman karena kondisi api yang sangat cepat menyebar dan meluas membakar tumpukan sampah.
“Ada sekitar seluas 10 hektare yang terdampak kebakaran. Kami harus melokalisir titik-titik yang dilanda kebakaran agar tidak terus meluas,” katanya, Kamis (1/10).
Selain api cepat meluas, Kepala Dinas Damkar Kota Semarang itu juga menyebut gas metana yang berada di lokasi menyebabkan api sulit dipadamkan.
“Di lokasi tumpukan sampah yang terbakar memiliki kandungan gas metana yang mudah sekali terbakar. Sehingga, proses pemadaman dilakukan dengan menghindari titik api cepat menyebar lebih luas,” ucap Sih Rianung.
Pada, Kamis (1/10) di sekitar lokasi TPA Jatibarang asap akibat kebakaran menyelimuti di wilayah di sekitarnya. Asap setelah terjadinya kebakaran di TPA Jatibarang, terlihat hingga di wilayah Kalipancur dan Gunungpati.

