HEADLINNEWS.ID – Ketua DPRD Batang Suudi memberikan motivasi kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang tengah menjalani pemusatan latihan di halaman Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (13/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Suudi mengingatkan para anggota Paskibraka bahwa tugas yang mereka emban bukan sekadar mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menjadi Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab karena para anggota terpilih menjadi representasi generasi muda Kabupaten Batang.
“Menjadi Paskibraka bukanlah sekadar mengenakan seragam, berdiri tegap, atau melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih. Menjadi Paskibraka adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Di pundak para Paskibraka terdapat nilai kedisiplinan, keteladanan, persatuan, dan semangat kebangsaan,” jelasnya.
Suudi kemudian menitipkan empat pesan kepada para Paskibraka Kabupaten Batang. Pertama, menjaga disiplin. Menurutnya, disiplin sejati bukan hanya ditunjukkan ketika berada di hadapan pelatih atau pimpinan, tetapi juga ketika tidak ada orang yang mengawasi.
“Disiplin yang sesungguhnya adalah ketika tidak ada yang melihat, tetapi kalian tetap melakukan sesuatu dengan benar. Kedua, menjaga kekompakan. Suudi menekankan bahwa keberhasilan Paskibraka merupakan keberhasilan tim, bukan keberhasilan individu,” tegasnya.
Ia juga meminta, para anggota untuk saling menghargai, menguatkan dan mengingatkan satu sama lain. Kesuksesan satu orang tidak akan berarti apabila mengorbankan keberhasilan tim. Pesan ketiga yang disampaikan Suudi adalah menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah, dan Kabupaten Batang. Para anggota Paskibraka, akan menjadi perhatian masyarakat sehingga harus mampu menunjukkan karakter dan etika yang baik, tidak hanya kemampuan baris-berbaris.
“Kalian akan menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, tunjukkan bahwa Paskibraka bukan hanya memiliki kemampuan baris-berbaris yang baik, tetapi juga memiliki sikap, etika, dan karakter yang baik. Pesan keempat, pengalaman sebagai Paskibraka tidak berhenti setelah rangkaian tugas pengibaran dan penurunan bendera selesai,” terangnya.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para generasi muda untuk menjalani perjalanan dan menentukan masa depan. Menurut Suudi, bukan tidak mungkin di antara anggota Paskibraka saat ini kelak menjadi pejabat pemerintahan, anggota DPRD, TNI, Polri, pengusaha, akademisi, guru, maupun tokoh masyarakat.
“Apapun jalan yang kalian pilih, bawalah nilai-nilai yang kalian pelajari hari ini: disiplin, tanggung jawab, kerja sama, keberanian, dan cinta kepada bangsa dan negara. Bahwa kemerdekaan Indonesia diperoleh melalui perjuangan panjang para pendahulu bangsa yang mengorbankan tenaga, pikiran hingga nyawa,” ungkapnya.
Karena itu, tugas generasi muda saat ini adalah mengisi kemerdekaan dengan berbagai prestasi dan kontribusi positif. Tugas kalian adalah mengisi kemerdekaan dengan prestasi, menjaga persatuan, melawan kemalasan, melawan perpecahan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan bangsa.
Ia berharap, pengalaman menjadi Paskibraka Kabupaten Batang Tahun 2026 tidak sekadar menjadi kenangan, tetapi menjadi titik awal pembentukan karakter generasi penerus. Jangan pernah merasa kecil karena kalian masih muda. Bangsa ini membutuhkan anak-anak muda yang berani bermimpi, berani bekerja keras, dan berani mengambil tanggung jawab.
“Hari ini kalian berdiri sebagai Paskibraka. Kelak, saya ingin melihat kalian berdiri sebagai pemimpin-pemimpin Kabupaten Batang dan Indonesia. Untuk Paskibraka Kabupaten Batang Tahun 2026, tegakkan kepala, kuatkan langkah, kobarkan semangat, dan teruslah mengabdi untuk Indonesia,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

