Meninggal di Pos Jaga SPPG Salatiga: Lelaki Setengah Baya Diduga Sakit, Keluarga Tolak Autopsi

Atto'
By
Atto'
2 Min Read
Personel Piket Fungsi Reskrim, Polsek Sidomukti, SPKT, Piket Inafis, serta Piket Intelkam turun ke lokasi SPPG Yayasan Cipta Pangan Sejahtera, Sawahan, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Sabtu pagi (19/9/2026).
Oleh: Atto'

HEADLINNEWS.ID – SALATIGA. Seorang pria berinisial S (49 tahun), petugas keamanan sekaligus buruh harian lepas, ditemukan meninggal dunia di ruang satpam SPPG Yayasan Cipta Pangan Sejahtera, Sawahan, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Sabtu pagi (19/9/2026). Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan korban diduga meninggal karena sakit, tanpa tanda kekerasan.

Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan, dan pihak keluarga menyatakan tidak berkenan dilakukan pemeriksaan otopsi.

Kejadian bermula saat rekan kerja korban tiba untuk pergantian tugas sekitar pukul 05.45 WIB dan melihat korban duduk di kursi yang awalnya dikira sedang tidur. Sekitar pukul 06.15 WIB, saat berusaha membangunkan, rekan kerja mendapati tangan korban sudah dingin dan nadi tidak berdenyut.

Saksi kemudian menghubungi Ketua RT setempat. Setelah dipastikan korban tidak bernyawa, Ketua RT melaporkan ke kepolisian.

Menyambut laporan tersebut, jajaran Polres Salatiga bergerak cepat. Personel Piket Fungsi Reskrim, Polsek Sidomukti, SPKT, Piket Identifikasi, serta Piket Intelkam turun ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara, pencatatan keterangan saksi, dan pemeriksaan medis.

Hasil peninjauan awal di TKP tidak ditemukan petunjuk adanya tindak kekerasan atau unsur pidana.

Kapolres Salatiga AKBP Jonathan David Harianthono, S.I.K., M.H., menegaskan pihaknya selalu merespons setiap laporan masyarakat sesuai prosedur.

β€œSetiap informasi yang disampaikan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kami berkomitmen memberikan respons cepat dan penanganan sesuai kondisi lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kepedulian warga yang segera melaporkan peristiwa tersebut. β€œSinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting. Segera laporkan melalui kanal resmi apabila membutuhkan kehadiran polisi,” pungkas AKBP Jonathan.

Editor: Atto'
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!