Rumah di Pesantunan Brebes Terbakar, Istri Pemilik Histeris

Dedi Agustian
2 Min Read
Petugas Damkar Brebes berjibaku memadamkan kebakaran rumah warga di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Brebes, Sabtu (5/9/2026) malam.

HEADLINNEWS.ID – Brebes – Sebuah rumah tinggal di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terbakar pada Sabtu malam, 5 September 2026. Api menghanguskan sebagian besar bangunan dan sejumlah perabotan di dalam rumah.

Rumah tersebut diketahui milik Harun Kusnanto, warga RT 08/RW 06 Desa Pesantunan. Api pertama kali terlihat dari bagian kamar belakang sebelum membesar dan menjalar ke bagian lain bangunan.

Pantauan di lokasi menunjukkan hampir seluruh bagian atap rumah hangus. Sejumlah perabotan tidak sempat diselamatkan. Beberapa hewan peliharaan milik korban juga ditemukan mati di dalam kandang.

Istri Harun yang melihat rumahnya dilalap api sempat histeris. Warga kemudian mengevakuasinya dengan cara digotong ke rumah tetangga karena kondisinya tidak kuasa menahan kepanikan.

Warga berdatangan dan berkerumun di sekitar lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman. Kobaran api terlihat membumbung tinggi dari bagian belakang rumah.

Kepala Pos Pemadam Kebakaran Kabupaten Brebes, Sugiarto, mengatakan penyebab awal kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan.

“Informasi awal di lapangan yang kami dapat terkait dengan korsleting listrik,” kata Sugiarto.

Menurut dia, objek yang terbakar merupakan rumah tinggal. Petugas menghadapi sejumlah kendala saat proses pemadaman, termasuk kebocoran pada selang dan keterbatasan alat pelindung diri atau APD.

Akses menuju lokasi juga menjadi persoalan. Petugas harus melewati jalur di atas tanggul sungai dengan kondisi jalan yang curam dan penerangan minim.

“Untuk kesulitan selain itu, pemadaman kali ini yakni akses jalan. Kita melewati jalur di atas benteng atau tanggul sungai,” ujar Sugiarto.

Dia mengatakan kondisi kanan dan kiri jalan yang curam serta minimnya penerangan membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.

Pemadaman dilakukan menggunakan satu unit armada dari Damkar Induk Brebes dan satu unit truk tangki air milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Brebes.

“Petugas langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari warga. Selain armada Damkar Induk Brebes, kami juga mendapat dukungan dari BPBD Brebes,” kata Sugiarto.

Petugas masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran serta menghitung dampak kerugian yang ditimbulkan.

Editor: Dedi Agustian
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!