Jalan Gombel Lama Berdebu, Warga Panggil Damkar untuk Siram Jalan

Dicky Aditya
3 Min Read
Petugas pemadam kebakaran membersihkan lingkungan di kawasan Gombel Lama yang berdebu warga meminta bantuan setelah tidak nyaman dengan adanya perbaikan jalan dan proyek pembangunan mall

HEADLINNEWS.IDSEMARANG – Proyek perbaikan Jalan Gombel Lama dan pembangunan Pakuwon Mall Semarang membuat warga terganggu aktivitas proyek. Akibat pekerjaan yang berlangsung, setiap hari warga merasakan lingkungan yang berdebu dan tidak nyaman terganggu proyek yang dikerjakan hingga dini hari.

Lingkungan yang berdebu tersebut, membuat warga harus memanggil pemadam kebakaran (Damkar) untuk dibantu menyemprot jalan serta membersihkan material proyek agar tidak menggangu.

Petugas pemadam menyiram jalan yang berdebu. Warga berharap, pembersihan material proyek dan debu sehingga kondisi lingkungan lebih nyaman.

Koordinator Forum Advokasi Rakyat (FAR) yang mewakili aspirasi masyarakat terkait pembangunan Pakuwon Mall Semarang, Eko Haryanto menjelaskan bahwa bantuan dari pemadam kebakaran, atas inisiatif sendiri warga akibat pencemaran udara adanya proyek dan perbaikan jalan.

“Warga terdampak perbaikan jalan dan proyek Pakuwon Mall berinisiatif sendiri meminta bantuan Damkar. Untuk mengurangi lingkungan di sekitar Jalan Gombel Lama berdebu, polusi udara, dan tidak terganggu,” katanya.

Sementara mengenai proyek Pakuwon Mall Semarang, mewakili warga FAR menegaskan, akan terus menuntut keinginan warga yang meminta kondisi yang dialami terdampak pengembangan mall dapat terselesaikan dan ada tanggung jawab pihak-pihak terkait.

Menurut Eko, sejauh ini sedang berusaha memperjuangkan aspirasi warga di sekitar proyek memperoleh kejelasan serta mendapat perhatian.

“Warga yang terdampak tidak menginginkan terus atas kondisi yang dialami. Sehingga, akan kami perjuangkan untuk memperoleh yang terbaik dan ada penyelesaian,” jelas dia.

Rencananya, pihak Pakuwon Mall Semarang berencana akan memberikan bantuan bagi warga yang terdampak. Head GA Pakuwon Group, Iful Novianto mengatakan, kerusakan rumah milik warga akan ditanggung untuk perbaikan.

“Data yang akan diperbaiki sudah ada. Tapi, kita juga melakukan survey yang dilakukan vendor selaku pihak besok yang menangani perbaikan,” jelas Iful.

Sedangkan terkait permintaan selain perbaikan, pihak Pakuwon Mall menyampaikan belum ada bentuk lainnya yang akan diberikan.

Menurut Iful, pembangunan di lokasi yang saat ini sudah dilakukan, telah melalui survey. Namun, kondisi wilayah di sekitar kawasan Gombel yang tanahnya bergerak sudah diketahui dan sudah ada studi sebelum dimulainya proyek tersebut.

“Kita sudah tau kondisi wilayah di kawasan Gombel tanahnya bergerak. Sejak proses awal, studi sudah dilakukan sekitar tahun 2022 yang menjadi bagian memulai pembangunan,” kata dia.

Editor: HL-News
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!