Advertisement
Iklan dapat dilewati dalam 5

Truk Diduga Rem Bermasalah, Tabrak 3 Sepeda Motor di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal

Witarto
By
Witarto
2 Min Read
Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu truk tronton dan tiga sepeda motor di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di depan Kantor BPBD Kota Salatiga, Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Rabu malam (12/8/2026)
Oleh: Witarto

HEADLINNEWS.IDSALATIGA | Satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan satu truk tronton dan tiga sepeda motor di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di depan Kantor BPBD Kota Salatiga, Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Rabu malam (12/8/2026).

Kecelakaan diduga dipicu kegagalan sistem pengereman pada truk yang melaju dari arah Cebongan menuju Blotongan. Saat tiba di lokasi, truk tersebut oleng ke lajur kanan dan langsung menabrak tiga sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan.

Berdasarkan keterangan Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta D.S., S.H., M.M., pengemudi truk berinisial D (48), warga Kepuh, Lemah Sugih, Majalengka, mengalami luka sobek pada mata dan wajah serta mendapat perawatan di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo Salatiga.

Korban yang meninggal dunia adalah AY (30), warga Kebondowo, Banyubiru, Kabupaten Semarang, pengendara Honda Beat yang menderita cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Pemboncengnya, RD, mengalami memar kepala dan patah tulang kaki kanan.

Korban lainnya meliputi LA (34), warga Daleman, Tuntang, Kabupaten Semarang, pengendara Honda Genio yang mengalami luka kepala dan sempat tak sadarkan diri, serta satu pengendara Honda Beat lain yang dilaporkan tidak mengalami luka. Semua korban yang terluka mendapat perawatan di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo Salatiga.

Menerima laporan kejadian, personel Satlantas Polres Salatiga segera tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan, olah TKP, pengumpulan barang bukti, pertolongan pertama, pengecekan rekaman CCTV sekitar lokasi, serta pengumpulan keterangan saksi dan pemantauan kondisi korban di rumah sakit.

AKP Henry mengimbau seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan berat, untuk memeriksa kondisi kendaraan—termasuk rem, ban, lampu dan komponen keselamatan—sebelum beroperasi. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan paksakan jalan jika ada gangguan teknis,” tegasnya. Pengguna jalan juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menjaga jarak aman, terutama di jalur padat arus lalu lintas.

Kasus ini kini sedang ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga dengan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Editor: Witarto
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!