Advertisement
Iklan dapat dilewati dalam 5

Lawan Bullying dari Bangku Sekolah, 100 Siswa se-Purworejo Deklarasikan Gerakan “Aku Peduli, Sekolah Harmoni”

Achmad Luthfi Khakim
By - Achmad Luthfi Khakim
4 Min Read

HEADLINNEWS.IDPURWOREJO – Komitmen mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan digaungkan oleh 100 perwakilan siswa SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Purworejo. Mereka mendeklarasikan Gerakan “Aku Peduli, Sekolah Harmoni: Menjadi Pelopor Budaya Peduli, Saling Menghargai, dan Bertumbuh Bersama” usai mengikuti workshop interaktif di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Kamis (30/7/2026).

Deklarasi tersebut menjadi penegasan bahwa pelajar bukan sekadar objek perlindungan, tetapi juga memiliki peran penting sebagai pelopor perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pawirosastro Foundation for Law, Justice, and Society Empowerment bersama Paguyuban Muda Ganesha Alumni SMA Negeri 1 Purworejo, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo serta didukung Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPPAPMD Kabupaten Purworejo.

Wakil Ketua Paguyuban Muda Ganesha, Hermawan Wahyu Utomo, S.T., M.Si., mengatakan bahwa budaya peduli harus dibangun bersama agar setiap siswa merasa aman selama menempuh pendidikan.

“Perundungan tidak boleh lagi dianggap sebagai hal biasa. Semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menghentikannya, termasuk para siswa yang berada di lingkungan sekolah setiap hari. Kami berharap peserta workshop menjadi penggerak budaya saling peduli di sekolah masing-masing,” ujarnya.

Direktur Eksekutif Pawirosastro Foundation, Eka Puspasari, S.Sos., menambahkan bahwa perubahan besar selalu diawali dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Ketika siswa saling menghargai dan berani peduli terhadap teman yang mengalami kekerasan, maka sekolah akan menjadi ruang belajar yang lebih sehat, nyaman, dan menyenangkan bagi semua,” katanya.

Workshop berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, hingga simulasi penyelesaian kasus yang sering ditemui di lingkungan sekolah. Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPPAPMD Kabupaten Purworejo, Henny Safaryuni Tataningsih, S.H., M.A.P., membekali peserta mengenai bentuk-bentuk bullying, dampaknya, serta mekanisme pelaporan yang benar apabila terjadi kekerasan terhadap anak.

Tidak hanya mendengarkan materi, para peserta juga diajak menganalisis berbagai studi kasus nyata dalam kelompok-kelompok diskusi. Dengan pendampingan fasilitator dari Pawirosastro Foundation, Paguyuban Muda Ganesha, dan Forum Komunikasi Anak Kabupaten Purworejo (FORKARE), mereka belajar menyelesaikan persoalan melalui pendekatan empati, komunikasi, dan kerja sama.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi refleksi bersama pemerhati anak sekaligus pendongeng nasional, Abdul Wahab, S.Pd.I., M.Pd.I. (Kak Awe). Dalam suasana yang penuh kehangatan, peserta diajak memahami bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan fondasi utama terciptanya sekolah yang damai.

Sebagai simbol komitmen, seluruh peserta menerima PIN Pelopor Budaya Peduli dan membacakan Deklarasi “Aku Peduli, Sekolah Harmoni”. Mereka berjanji menolak segala bentuk bullying, diskriminasi, intoleransi, dan kekerasan, serta siap menjadi pelopor yang menumbuhkan budaya saling menghargai di lingkungan sekolah.

Komitmen tersebut tidak berhenti pada seremoni semata. Pawirosastro Foundation bersama para mitra akan melakukan pendampingan dan monitoring selama enam bulan untuk memastikan semangat Gerakan “Aku Peduli, Sekolah Harmoni” benar-benar diterapkan di sekolah-sekolah se-Kabupaten Purworejo.

Melalui gerakan ini diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian sosial, serta keberanian menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan sekolah yang harmonis dan bebas dari kekerasan.

Editor: Achmad Luthfi Khakim
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!