Golkar Hormati Jokowi Blusukan Bersama PSI

Michael Ivan
By
Michael Ivan
Jurnalis
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
- Jurnalis
2 Min Read

HEADLINNEWS.IDMantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mulai melakukan blusukan dan bertemu warga di Lampung pada Jumat (26/6/2026). Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyebut langkah politik Jokowi bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merupakan hak pribadi.

“Ya itu hak politik Pak Jokowi dan PSI. Pak Jokowi orang merdeka yang bebas menentukan langkah politiknya. Kami menghormati saja,” kata Sarmuji kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

Sarmuji mengatakan Golkar tidak khawatir dengan kemungkinan perpindahan dukungan pemilih setelah Jokowi aktif dalam kegiatan PSI. Menurut dia, dinamika perpindahan pemilih merupakan hal yang biasa dalam kontestasi politik.

“Risiko perpindahan pemilih bukan saja ke PSI tapi juga ke partai lain. Demikian juga ada potensi perpindahan dari partai lain ke Golkar. Itu biasa saja dalam kontestasi politik,” ujar Sarmuji.

Sekjen Partai Golkar itu menegaskan partainya tetap optimistis menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, setiap partai memiliki basis dan daya tarik masing-masing untuk mendapatkan dukungan masyarakat.

“Kami optimis menghadapi Pemilu 2029. Masing-masing partai punya daya tarik yang berbeda,” kata Sarmuji.

Sebelumnya, Jokowi memulai agenda blusukan dengan mengunjungi Lampung pada Jumat (26/6/2026). Mantan presiden itu menyebut dirinya akan berada di Lampung selama tiga hari untuk menjalankan sejumlah agenda.

Dalam kunjungannya, Jokowi juga menghadiri kegiatan PSI yang dipimpin putranya, Kaesang Pangarep. Jokowi mengatakan kehadirannya bertujuan memberikan motivasi kepada kader PSI.

“Kalau untuk PSI saya ingin memberikan motivator, kemudian juga memberikan pesan-pesan pentingnya struktural di PSI ini segera komplet, sehingga menjadi sebuah mesin politik yang besar,” ujar Jokowi.

Kehadiran Jokowi dalam agenda PSI menunjukkan meningkatnya aktivitas politik menjelang Pemilu 2029. Meski Golkar menyatakan tidak khawatir, perpindahan dukungan pemilih menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi peta persaingan antarpartai.

Langkah PSI membangun struktur organisasi dan memperkuat basis kader menjadi perhatian karena partai tersebut berupaya meningkatkan posisi politiknya. Sementara itu, partai-partai besar seperti Golkar harus mempertahankan basis pemilih sekaligus mencari tambahan dukungan baru.

Perkembangan hubungan politik Jokowi dengan PSI dan respons partai lain akan menjadi salah satu dinamika yang terus diamati menuju Pemilu 2029.

Editor: Michael Ivan
Share This Article
Jurnalis
Follow:
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!