Advertisement
Iklan dapat dilewati dalam 5

Tinjau Situs Arahiwang, Bupati Purworejo Dorong Penanganan Abrasi dan Penataan Kawasan Budaya

Achmad Luthfi Khakim
By - Achmad Luthfi Khakim
3 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Purworejo – Upaya pelestarian warisan sejarah dan budaya terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Purworejo. Salah satunya melalui langkah penanganan terhadap Situs Prasasti Kayu Arahiwang di Desa Borowetan, Kecamatan Banyuurip, yang saat ini menghadapi ancaman abrasi dari aliran Sungai Bogowonto.

Untuk melihat kondisi secara langsung, Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH bersama sejumlah kepala perangkat daerah, anggota DPRD, dan pemerhati budaya melakukan kunjungan ke kawasan Pusat Seni Budaya Arahiwang pada Selasa (16/6/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas berbagai masukan dari masyarakat dan pegiat budaya terkait kondisi kawasan situs yang memerlukan perhatian, terutama pada bagian tebing yang mulai terdampak abrasi sungai.

Plt Kepala DPUPR Kabupaten Purworejo Eko Paskiyanto APi MM menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan kajian teknis untuk menentukan langkah penanganan yang tepat. Selain pengamanan area yang rawan abrasi, penataan kawasan juga menjadi bagian dari rencana yang akan disiapkan.

β€œPerlu dilakukan asesmen terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi secara detail. Setelah itu akan disusun langkah penanganan, termasuk kemungkinan pemasangan bronjong serta penataan akses menuju lokasi agar lebih aman dan nyaman,” jelasnya.

Keberadaan Situs Prasasti Kayu Arahiwang selama ini menjadi salah satu ruang budaya yang aktif dimanfaatkan masyarakat. Selain memiliki nilai sejarah yang penting, kawasan tersebut juga sering digunakan untuk kegiatan seni, diskusi budaya, hingga aktivitas komunitas kreatif.

Pemerhati budaya Purworejo, Mbak Lin, menilai perhatian pemerintah terhadap situs tersebut menjadi langkah positif dalam menjaga keberlanjutan fungsi kawasan sebagai ruang kebudayaan masyarakat.

Menurutnya, pelestarian situs sejarah tidak hanya berkaitan dengan menjaga peninggalan masa lalu, tetapi juga memastikan ruang-ruang budaya tetap hidup dan dapat dimanfaatkan oleh generasi sekarang maupun mendatang.

“Situs ini telah menjadi bagian dari aktivitas masyarakat. Di sini banyak kegiatan budaya dan kreativitas yang tumbuh. Karena itu, keberadaannya perlu dijaga bersama,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno SSTP MM, Kepala Bapperida Herry Raharjo MSi, Kepala Bagian Prokopim Setda Purworejo Adi Pawoko SSTP MSi, serta anggota DPRD Kabupaten Purworejo Roni Sumhastomo SE.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerhati budaya, dan masyarakat, diharapkan Situs Prasasti Kayu Arahiwang dapat terus terawat sebagai salah satu warisan budaya berharga yang menjadi identitas dan kebanggaan Kabupaten Purworejo.

Editor: Achmad Luthfi Khakim
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!