HEADLINNEWS.ID – Masyarakat kembali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap beredarnya pesan di media sosial yang mengatasnamakan Bank Jateng dengan klaim undian berhadiah periode Juni 2026.
Pesan tersebut menawarkan berbagai hadiah seperti mobil, sepeda motor, televisi, ponsel, kulkas, emas, hingga paket umrah gratis dengan syarat tertentu, termasuk mengklik tautan yang dibagikan.
Narasi hoaks yang beredar umumnya berbunyi ajakan kepada nasabah untuk segera mendaftar melalui tautan tertentu dengan mengatasnamakan aplikasi mobile banking.
Pesan tersebut juga menjanjikan hadiah menarik dalam program “gebyar undian” yang disebut-sebut diselenggarakan oleh Bank Jateng.

Faktanya, Bank Jateng menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Melalui kanal resmi media sosialnya, termasuk akun Instagram resmi @bankjateng, pihak bank menyatakan tidak pernah menyelenggarakan program undian berhadiah sebagaimana yang beredar di media sosial tersebut.
Bank Jateng menekankan bahwa seluruh program resmi, termasuk promosi maupun kegiatan undian (apabila ada), hanya diumumkan melalui kanal resmi perusahaan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang berasal dari akun tidak resmi atau tautan yang tidak dapat diverifikasi.
Pihak Bank Jateng turut mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan digital.
“Jangan mudah percaya dan jangan asal klik. Lebih baik teliti beberapa detik daripada menyesal kemudian,” demikian imbauan yang pernah disampaikan melalui kanal resmi pada 23 Mei 2026.
Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak memberikan data pribadi, kode OTP, maupun informasi perbankan kepada pihak mana pun yang tidak jelas sumbernya.
Jika menemukan informasi serupa, nasabah diharapkan segera melakukan verifikasi melalui layanan resmi Bank Jateng atau melaporkannya ke kanal pengaduan yang tersedia.
Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui layanan cek fakta juga telah mengonfirmasi bahwa pesan undian berhadiah tersebut merupakan hoaks.
Kominfo mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkan konten yang berpotensi menyesatkan.
Dengan maraknya modus penipuan digital berkedok hadiah dan undian, masyarakat diharapkan semakin waspada dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming hadiah besar yang tidak jelas sumbernya.

