Semarak Satu Dekade, Ribuan Jamaah Padati SMK Ma’arif NU 02 Kemiri Bersholawat

Achmad Luthfi Khakim
3 Min Read
Semarak Satu Dekade, Ribuan Jamaah Padati SMK Ma'arif NU 02 Kemiri Bersholawat

HEADLINNEWS.IDPURWOREJO – Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti halaman SMK Ma’arif NU 02 Kemiri di Desa Winong, Kecamatan Kemiri, Sabtu (20/6/2026) malam. Ribuan jamaah dari berbagai daerah hadir mengikuti kegiatan SMK Ma’arif NU 02 Kemiri Bersholawat, yang digelar sebagai puncak peringatan 10 tahun berdirinya sekolah sekaligus tasyakuran pelepasan 70 siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026.

Acara diawali dengan pembacaan sholawat dan doa bersama yang dipimpin Majelis Santri Kendil Purworejo. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari hingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan religius.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut KH R. Dawud Masykuri, Ketua PCNU Kabupaten Purworejo KH M. Haikal, KH Nashihin Chamid, Gus Asrori, Gus Wahab, Majelis Santri Kendil Purworejo, para tokoh agama, tokoh masyarakat, wali murid, alumni, serta jajaran guru dan tenaga kependidikan.

Kepala SMK Ma’arif NU 02 Kemiri, Warsiman, S.Pd.I., M.M.Pd., mengatakan peringatan satu dasawarsa menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan sekolah yang terus berkembang sejak berdiri hingga kini.

Menurutnya, selama sepuluh tahun terakhir, SMK Ma’arif NU 02 Kemiri terus berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mengedepankan kompetensi kejuruan, tetapi juga pembinaan karakter dan nilai-nilai keagamaan.

“Sepuluh tahun bukan perjalanan yang singkat. Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan semua pihak, sekolah terus berkembang. Kami berharap keberkahan selalu menyertai SMK Ma’arif NU 02 Kemiri sehingga mampu mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman,” kata Warsiman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, orang tua, alumni, dan masyarakat yang selama ini memberikan kepercayaan serta dukungan terhadap kemajuan sekolah.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Purworejo KH M. Haikal menilai pendidikan berbasis pesantren memiliki nilai lebih karena mampu menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dengan pembentukan akhlak dan spiritualitas peserta didik.

Menurutnya, lulusan sekolah berbasis pesantren memiliki bekal untuk menentukan masa depan melalui berbagai pilihan. Mereka dapat memasuki dunia kerja melalui bursa kerja sesuai kompetensi yang dimiliki, membangun usaha secara mandiri sebagai wirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Yang terpenting adalah menjaga akhlak dan nilai-nilai yang telah diajarkan selama belajar. Ketika akhlak menjadi fondasi, maka di mana pun mereka berada akan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar KH M. Haikal.

Peringatan satu dekade ini menjadi tonggak baru bagi SMK Ma’arif NU 02 Kemiri untuk terus memperkuat kualitas pendidikan berbasis Ahlussunnah wal Jamaah. Melalui semangat kebersamaan antara sekolah, pesantren, dan masyarakat, sekolah optimistis mampu melahirkan generasi yang kompeten, mandiri, serta siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!