HEADLINNEWS.ID – SALATIGA – Wali Kota Salatiga Robby Hernawan bersama Wakil Wali Kota dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) duduk lesehan bersama mahasiswa saat menerima penyampaian aspirasi di depan Kantor DPRD Kota Salatiga, Selasa (17/6/2026). Dialog tersebut berlangsung terbuka tanpa pembatas antara pemerintah daerah dan peserta aksi.
Aksi penyampaian aspirasi mahasiswa itu membahas sejumlah isu nasional dan persoalan lokal yang menjadi perhatian masyarakat. Pemerintah Kota Salatiga menerima masukan tersebut dan menyatakan akan menindaklanjuti sesuai kewenangan daerah maupun melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.
Robby Hernawan mengatakan kehadirannya bersama jajaran Forkopimda bertujuan mendengar langsung aspirasi mahasiswa.
“Kami hadir di sini untuk mendengarkan secara langsung, apa yang menjadi keresahan dan harapan adik-adik mahasiswa. Aspirasi yang disampaikan hari ini adalah bagian penting dari proses demokrasi,” ujar Robby Hernawan dalam dialog tersebut.
Menurut Robby, Pemerintah Kota Salatiga akan menjaga komunikasi terbuka dengan masyarakat, termasuk kelompok mahasiswa. Ia menyebut perkembangan tindak lanjut aspirasi akan disampaikan melalui kanal resmi Pemerintah Kota Salatiga dan DPRD Kota Salatiga.
“Kami akan mempublikasikan secara berkala, tindak lanjut dari berbagai aspirasi masyarakat melalui kanal resmi Pemerintah Kota Salatiga maupun DPRD Kota Salatiga. Ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas kami kepada masyarakat,” kata Robby.
Suasana dialog berjalan kondusif. Mahasiswa menyampaikan kritik, pandangan, dan harapan terkait penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah.
Momen duduk bersama di atas aspal menjadi bagian dari pola komunikasi pemerintah daerah dengan kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Forkopimda Salatiga juga ikut mendengarkan langsung berbagai masukan yang disampaikan peserta aksi.
Pertemuan antara kepala daerah dan mahasiswa menunjukkan perubahan pola komunikasi publik dari pendekatan formal menuju dialog langsung di ruang terbuka. Namun, ukuran keberhasilan komunikasi tersebut akan ditentukan oleh tindak lanjut konkret atas aspirasi yang telah disampaikan.
Pemerintah Kota Salatiga perlu memastikan setiap masukan memiliki mekanisme tindak lanjut yang jelas, termasuk penyampaian perkembangan kepada publik. Transparansi proses setelah dialog menjadi faktor penting agar komunikasi antara pemerintah dan masyarakat tidak berhenti pada momentum pertemuan.

