KONI Purworejo Terapkan Evaluasi Ketat Jelang Porprov 2026, Atlet Indisipliner Dicoret dari Kontingen

Achmad Luthfi Khakim
By - Achmad Luthfi Khakim
3 Min Read
KONI Purworejo Terapkan Evaluasi Ketat Jelang Porprov 2026, Atlet Indisipliner Dicoret dari Kontingen

HEADLINNEWS.IDPurworejo – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Selain menggelar tes fisik dan kesehatan bagi atlet, KONI juga menerapkan evaluasi disiplin secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya membentuk kontingen yang siap bersaing.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan pencoretan satu atlet dari daftar kontingen setelah dinilai tidak memenuhi standar kedisiplinan selama menjalani program latihan. Keputusan itu disampaikan Ketua KONI Purworejo, Muhammad Abdullah, saat pelaksanaan Tes Fisik dan Kesehatan Atlet Porprov tahap kedua di GOR Sarwo Edhie Wibowo, Minggu (5/7/2026).

Menurut Abdullah, keputusan tersebut diambil berdasarkan laporan pelatih dan hasil pemantauan yang dilakukan secara berkala. Atlet yang bersangkutan diketahui beberapa kali tidak mengikuti latihan hingga hampir tiga pekan tanpa kehadiran.

“Kami harus mengambil keputusan yang tegas. Dari hasil evaluasi pelatih dan monitoring, atlet tersebut tidak menunjukkan kedisiplinan dalam mengikuti program latihan. Hampir tiga minggu tidak hadir dalam sesi latihan yang sudah dijadwalkan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kesempatan memperkuat Kabupaten Purworejo di ajang Porprov merupakan kepercayaan yang harus dijaga dengan komitmen tinggi. Oleh karena itu, setiap atlet dituntut untuk menjalankan program latihan secara konsisten agar mampu memberikan hasil terbaik saat bertanding.

KONI juga tengah berkoordinasi dengan cabang olahraga terkait untuk menyiapkan atlet pengganti sehingga kekuatan tim tetap optimal saat berlaga di Porprov Jawa Tengah 2026.

Dengan adanya pencoretan tersebut, jumlah kontingen Purworejo kini menjadi 186 orang yang terdiri atas atlet dan pelatih, berkurang satu dari total sebelumnya sebanyak 187 orang.

Tes fisik tahap kedua yang digelar di GOR Sarwo Edhie Wibowo menjadi bagian dari rangkaian evaluasi kesiapan atlet. Hasil tes akan dibandingkan dengan capaian pada tes sebelumnya untuk melihat perkembangan kondisi fisik masing-masing atlet.

KONI menegaskan bahwa peningkatan performa fisik menjadi salah satu syarat penting sebelum atlet dipastikan berangkat ke Porprov. Apabila hingga evaluasi akhir tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan, peluang atlet untuk masuk dalam daftar kontingen tetap dapat dibatalkan.

Selain menerapkan evaluasi yang ketat, KONI bersama Pemerintah Kabupaten Purworejo juga telah menyiapkan apresiasi bagi atlet dan pelatih yang berhasil mengharumkan nama daerah. Skema penghargaan tersebut diimbangi dengan penerapan sistem reward dan punishment sebagai bentuk pembinaan yang profesional.

“Kami ingin seluruh atlet memiliki motivasi tinggi, disiplin menjalani latihan, dan terus meningkatkan kemampuan. Harapannya saat Porprov nanti mereka mampu memberikan prestasi terbaik untuk Kabupaten Purworejo,” tutup Muhammad Abdullah.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *