HEADLINNEWS.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang meningkatkan pengawasan di Jalur Silayur, Kecamatan Ngaliyan, guna mencegah terulangnya kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan tersebut.
Selain memasang portal pembatas kendaraan, Dishub Kota Semarang juga mengoptimalkan penggunaan Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kecelakaan, khususnya yang melibatkan kendaraan berat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, mengatakan pengawasan dilakukan secara intensif untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus menegakkan aturan pembatasan kendaraan di jalur tersebut.
“Ada posko yang dijaga petugas selama 24 jam nonstop. Selain itu, kerawanan di jalur ini juga diawasi menggunakan sistem deteksi yang sengaja disiapkan sebagai langkah antisipasi,” ujar Danang, Selasa (2/6).
Menurutnya, aturan pembatasan kendaraan yang berlaku di Jalur Silayur harus dipatuhi, terutama oleh kendaraan berat. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kendaraan bermuatan berlebih melintasi jalur yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kecelakaan.
Jalur Silayur diketahui memiliki kontur jalan menurun yang cukup ekstrem sehingga sering menjadi lokasi kecelakaan akibat kendaraan mengalami rem blong, terutama truk dan kendaraan besar lainnya.
Untuk itu, Dishub bersama petugas gabungan melakukan pemantauan secara ketat dengan menempatkan personel di lapangan. Petugas tidak hanya mengatur lalu lintas kendaraan barang, tetapi juga memberikan teguran dan tindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Danang menjelaskan, sejumlah kecelakaan yang terjadi selama ini umumnya dipicu oleh pelanggaran aturan, khususnya terkait muatan kendaraan yang melebihi ketentuan.
“Ada banyak kejadian yang diawali dari pelanggaran aturan hingga akhirnya mengakibatkan kecelakaan. Karena itu kami menyiapkan berbagai upaya pencegahan agar aturan benar-benar dipatuhi dan kecelakaan serupa tidak terus berulang,” katanya.
Melalui pengawasan petugas selama 24 jam dan dukungan teknologi EWS, Dishub Kota Semarang berharap keselamatan pengguna jalan dapat lebih terjamin sekaligus menekan angka kecelakaan di Jalur Silayur.

