Puluhan Ojol Angkut Logistik ke Demo DPR, Relakan Orderan

Michael Ivan
By
Michael Ivan
Jurnalis
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
- Jurnalis
2 Min Read
Sejumlah pengemudi ojek online mengaku ikut "bersolidaritas menyumbang tenaga agar suara akar rumput tersampaikan" dalam demonstrasi di depan Gedung DPR, Kamis (27/08).

HEADLINNEWS.IDJakarta, Puluhan pengemudi ojek online (ojol) mengangkut persediaan makanan dan minuman menuju lokasi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/8). Mereka berjalan kaki dan menembus blokade polisi untuk membawa sejumlah kotak berisi air mineral ke area demonstrasi.

Para pengemudi berada di sekitar trotoar yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi aksi. Mereka memilih menyumbangkan tenaga untuk mendistribusikan bantuan logistik kepada para pengunjuk rasa.

Salah satu pengemudi ojol dari Cibubur bahkan merelakan orderannya terbengkalai sepanjang 27 Agustus agar dapat membantu distribusi logistik. Pengemudi tersebut mengatakan tenaga yang diberikan menjadi bentuk solidaritas kepada peserta aksi.

“Orderan tidak penting hari ini, maka kami bergerak untuk bantu pendemo. Kami memang tidak bisa demo di lokasi langsung, tapi kami percaya, tenaga kami bermanfaat untuk mereka,” kata Rani, seperti dilaporkan jurnalis BBC Indonesia Silvano Hajid.

Pengemudi ojol lainnya, Adit, mengatakan bantuan logistik dari sejumlah pihak sudah tersedia, tetapi distribusinya menuju lokasi unjuk rasa membutuhkan tenaga. “Cuma ini [tenaga] yang saya punya,” ujarnya.

Adit mengatakan penghasilannya pada hari itu nyaris tidak ada. Ia tetap memilih membantu karena ingin menyuarakan kebutuhan akan kepastian keberlangsungan hidup melalui para pengunjuk rasa.

“Saya butuh kepastian, apakah kami masih bisa bertahan hidup esok hari? Jika tidak sekarang kapan lagi kami menagih kepastian itu?” kata Adit.

Analisis Kritis

Keterlibatan puluhan pengemudi ojol dalam distribusi logistik menunjukkan bahwa sebagian pengemudi memilih mengalihkan waktu kerjanya untuk membantu peserta demonstrasi. Sementara itu, Adit menyebut penghasilannya pada hari tersebut nyaris tidak ada setelah memilih menyumbangkan tenaga untuk distribusi bantuan.

Editor: HL-News
Share This Article
Jurnalis
Follow:
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!