HEADLINNEWS.ID – AMBARAWA, Warga Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa dan sekitarnya digemparkan oleh dugaan perampokan di konter ponsel Royal Phone, yang berujung pada penemuan jenazah pemilik usaha tersebut di wilayah Kabupaten Grobogan, Kamis (6/8/2026). Identitas jenazah yang ditemukan di dalam bagasi mobil milik korban sementara diduga kuat adalah Candra Sasmito (42 tahun), warga setempat sekaligus pemilik usaha.
Kasus ini pertama kali terdeteksi sekitar pukul 09.30 WIB, ketika salah satu karyawan mendatangi tempat usaha namun mendapati konter masih tertutup padahal jam operasional biasanya dimulai pukul 08.00 WIB. Berulang kali melakukan panggilan telepon ke nomor pribadi korban maupun nomor yang terpasang di konter, tidak ada jawaban dan akhirnya sambungan terputus total. Merasa semakin curiga karena korban tidak pernah meninggalkan usaha tanpa pemberitahuan sebelumnya, karyawan tersebut meminta bantuan sejumlah warga sekitar untuk memeriksa bagian belakang bangunan.
Saat pintu samping akhirnya dapat dibuka, warga mendapati kondisi ruangan berantakan. Lemari penyimpanan tersibak, barang-barang berceceran di lantai, dan seluruh etalase yang menyimpan persediaan handphone dalam berbagai jenis dan merek terlihat kosong.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi segera membentuk tim olah tempat kejadian perkara yang melibatkan unit Reserse Kriminal Polsek Ambarawa beserta tim Identifikasi Kriminal (Inafis) Polres Semarang. Dari pemeriksaan mendalam, tim menemukan bercak-bercak darah di lantai serta dinding bagian dalam konter yang mengindikasikan telah terjadi kontak fisik dan tindak kekerasan. Pihak kepolisian juga mencatat tiga unit kamera CCTV yang terpasang di sudut ruangan mengalami kerusakan pada kabel penyambung maupun lensanya, yang diduga sengaja dilakukan pelaku untuk menghilangkan jejak peristiwa.
Berdasarkan keterangan keluarga dan catatan inventaris usaha, seluruh persediaan ponsel yang dipajang maupun yang tersimpan di dalam ruangan dilaporkan hilang. Selain itu, sebuah mobil Honda Jazz berwarna hitam dengan nomor polisi sementara belum diumumkan, yang biasa digunakan korban untuk operasional usaha, juga tidak ditemukan di area parkir maupun di dalam bangunan.
Penyelidikan selanjutnya melacak pergerakan kendaraan milik korban hingga berakhir di kawasan persawahan sepi pengunjung di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, sekitar pukul 15.45 WIB. Saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan tersebut, ditemukan sesosok jenazah pria terikat di dalam ruang bagasi. Berdasarkan ciri fisik dan identitas yang ditemukan bersama jenazah, pihak kepolisian menduga sangat kuat bahwa itu adalah Candra Sasmito.

“Kami belum dapat memastikan secara resmi penyebab kematian sebelum hasil visum atau otopsi keluar, namun sementara ini dugaan awal mengarah pada kasus perampokan bersertai kekerasan,” ujar salah satu perwira kepolisian saat dikonfirmasi awak media di lokasi penemuan.
Hingga berita ini diturunkan, tim penyelidik gabungan yang melibatkan Satreskrim Polres Semarang dan Ditreskrimum Polda Jawa Tengah terus melakukan pemeriksaan. Langkah yang diambil antara lain memeriksa saksi mata, merekonstruksi pergerakan korban 24 jam sebelum kejadian, menelusuri jejak transaksi elektronik, serta memeriksa rekaman kamera pemantau lalu lintas di sepanjang rute Ambarawa hingga Grobogan. Jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangjara Semarang untuk menjalani pemeriksaan medis forensik lebih lanjut. Pihak kepolisian juga meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa ini untuk melapor ke kantor polisi terdekat dengan menjaga kerahasiaan identitas pelapor.

