HEADLINNEWS.ID – Temanggung, Pemerintah Kabupaten Temanggung terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui Program Sanitasi Terpadu.
Upaya tersebut diwujudkan dalam kegiatan KSM Cluster Meeting: Monitoring Evaluation Learning Sustainability (MELS) Program Sanitasi Terpadu PT Djarum Wilayah Temanggung yang digelar di Balai Desa Pendowo, Kecamatan Kranggan, Rabu-Kamis (29-30/7/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 80 peserta ini melibatkan unsur Bapperida, Dinas Kesehatan, DPRKPLH, Dinpermades, DP2AP2KB, DPUPR, Dinkominfo, PDAM, pemerintah kecamatan, Puskesmas, PLKB, pemerintah desa, institusi pendidikan, kader kesehatan, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), hingga PT Djarum.
General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, mengatakan peningkatan kualitas hidup masyarakat harus diawali dari aspek kesehatan.
Menurutnya, perilaku hidup bersih dan sehat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
Ia menjelaskan, Program Sanitasi Terpadu tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana sanitasi rumah tangga, tetapi juga mencakup penyediaan air minum dan peningkatan sanitasi di fasilitas umum, seperti sekolah, tempat ibadah, serta lokasi strategis lainnya.
PT Djarum juga mengapresiasi dukungan Pemkab Temanggung, PDAM, dan KSM yang dinilai berhasil mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup bersih dan sehat.
Selain pengembangan sanitasi dan air minum, PT Djarum pada tahun ini juga melanjutkan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Mewakili Pemkab Temanggung, Camat Kranggan, Marlini Tarigan menyampaikan apresiasi atas komitmen PT Djarum yang selama ini tidak hanya peduli terhadap lingkungan, tetapi juga aktif mendukung program sosial dan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi yang terjalin bersama KSM dan Perangkat Daerah telah memberikan dampak nyata, termasuk mendukung percepatan penurunan stunting, serta peningkatan sarana sanitasi dan air minum aman di Kabupaten Temanggung, khususnya di wilayah Kecamatan Kranggan.
“Keberhasilan program ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga sinergi dengan dunia usaha, KSM, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat program dapat terus dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut, Pemkab Temanggung berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat semakin kuat, sehingga keberlanjutan Program Sanitasi Terpadu dapat terus mendukung terwujudnya lingkungan yang sehat, bersih, dan berkualitas bagi masyarakat Temanggung. (SV;EkP)

