Simpang Lima Semarang Ditata Pemkot Semarang, Ruang Publik di Pusat Kota Jadi Nyaman, Hijau, dan Modern

Dicky Aditya
2 Min Read
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memperbaiki kawasan Simpang Lima atau revitalisasi agar ruang publik menjadi lebih nyaman dan semakin representatif

HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang membongkar kawasan Simpang Lima untuk revitalisasi atau penataan tata kota guna ke depannya menghadirkan pusat kota sekaligus perekonomian yang lebih nyaman, hijau, tertata, dan modern.

Penataan tata ruang yang dikerjakan Pemerintah Kota Semarang tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga meningkatkan kualitas infrastruktur, lingkungan, serta mendukung aktivitas ekonomi semakin nyaman dan berjalan lancar.

Walikota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan bahwa penataan Simpang Lima dilakukan secara menyeluruh sehingga menciptakan ruang publik yang nyaman dan modern.

“Kawasan di tengah kota Simpang Lima menjadi wajah Kota Semarang. Karena itu kami ingin menghadirkan kawasan yang lebih nyaman untuk berjalan kaki, lebih teduh, lebih bersih, bebas genangan, sekaligus tetap menjadi pusat kegiatan ekonomi dan rekreasi masyarakat,” kata Agustina, Sabtu (27/6).

Setelah proses revitalisasi tersebut, kawasan Simpang Lima akan memiliki pedestrian atau tempat berjalan kaki yang lebih nyaman, aman, dan tersedia khusus ruang bagi penyandang disabilitas. Ada juga perbaikan saluran drainase, untuk mengurangi genangan muncul saat turun hujan agar tidak menggangu aktivitas masyarakat.

Selain kondisi tata ruang, pemeliharaan Simpang Lima juga mengutamakan keberlanjutan ruang hijau. Dalam proses revitalisasi, pohon-pohon yang sebelumnya berada di kawasan tersebut dipindahkan sementara untuk menjalani karantina dan perawatan.

Namun, tanaman hijau tersebut akan dikembalikan dan di tata ulang untuk menghadirkan wajah baru kawasan Simpang Lima.

Walikota Agustina berharap, ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat, rapi, dan bersih dapat menjadi investasi jangka panjang agar Simpang Lima bukan sekadar ikon, melainkan semakin representatif.

“Ketika revitalisasi ini selesai, Simpang Lima akan semakin layak menjadi kebanggaan warga Semarang maupun tujuan wisata. Masyarakat akan memiliki ruang publik yang lebih nyaman untuk beraktivitas, berolahraga, berkumpul bersama keluarga, maupun menikmati kawasan kuliner,” ucap Agustina.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *