HEADLINNEWS.ID – KARANGANYAR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda lereng Gunung Lawu dan upaya pemadaman terkendala akibat kondisi medan yang sulit dijangkau. Berbagai pihak terkait saat ini terus bersama untuk melakukan pemadaman untuk mengatasi kebakaran.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan turun langsung meninjau upaya yang dilakukan. Kapolda Jateng tersebut mengatakan bahwa langkah penanganan akan diupayakan termasuk dengan menerjunkan helikopter.
“Satgas sudah dibentuk yang akan menjalankan tugas untuk berupaya memadamkan api yang ada di lereng Gunung Lawu,” jelas dia, Minggu (18/10).
Dengan kondisi di lokasi, Kapolda Jateng menyebut tidak mungkin pemadaman dapat sekadar hanya dengan alat-alat seadanya.
“Kondisinya api sudah naik ke atas dan tidak mungkin dipadamkan dengan alat-alat apa adanya. Sehingga, kami juga meminta bantuan untuk melibatkan helikopter yang dapat melakukan upaya memadai,” kata Kapolda Jateng.
Langkah menurunkan helikopter, Kapolda menilai bahwa upaya tersebut sangat memadai. Selain itu, Kapolda Jateng juga terus berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait untuk mencari solusi langkah penanganan.
“Helikopter yang akan dikerahkan kami meminta dapat diturunkan juga dari Penerbad yang ada di Semarang. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan BNPB dan BMKG untuk merumuskan langkah penanganan,” kata Kapolda Jateng.
Tidak menutup kemungkinan juga langkah modifikasi cuaca akan dilakukan. Sehingga, akan efektif dalam proses penanganan bencana.
“Kemudian, dapat ditetapkan status terhadap kondisi bencana. Yang akan memudahkan berbagai upaya untuk proses tanggap darurat. Dalam upaya koordinasi dengan BMKG, kami juga meminta solusi untuk langkah yang efektif dan akan coba kami lakukan modifikasi cuaca,” ucap Kapolda Jateng.

