Innovation Fest 2026, Dorong Inovasi Berlanjut hingga Berdampak bagi Masyarakat

Arafandy
By
2 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Temanggung, Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Temanggung Gathering Innovation Fest (TGIF) 2026 di Pendopo Pengayoman, Selasa (29/9/2026). Kegiatan ini menjadi wadah pertemuan para inovator, sekaligus upaya memperkuat ekosistem inovasi di Kabupaten Temanggung.

Kepala Bapperida Temanggung, Hendra Sumaryana, mengatakan TGIF 2026 merupakan kegiatan perdana yang diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, pengembangan inovasi tidak cukup berhenti pada pemberian penghargaan, tetapi perlu diarahkan agar menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menyampaikan, Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Temanggung berada pada posisi 88, dengan target tahun ini minimal mencapai angka 90. Target tersebut juga menjadi bagian dari arah kebijakan dalam RPJMD Kabupaten Temanggung.

Hendra mencontohkan ROKTRIK-ASI, inovasi alat stimulasi oksitosin yang meniru gerakan pemijatan tangan pada titik rangsang oksitosin. Inovasi tersebut meraih Grand Champion Krenova Jawa Tengah 2026. Selain itu, terdapat berbagai inovasi lain yang dikembangkan masyarakat, pelajar, ASN, perangkat daerah, hingga pelaku usaha.

β€œTemuan-temuan inovasi ini tetap berlanjut, bermanfaat bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, budaya, maupun yang lain,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Temanggung, Tri Winarno, mengapresiasi pelaksanaan TGIF 2026 sebagai langkah awal mempertemukan pemerintah daerah dengan para inovator. Ia menyebut, kegiatan tersebut menunjukkan banyaknya potensi inovasi yang berkembang di Temanggung, baik berupa produk, maupun tata cara yang mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Sekda menekankan pentingnya mendorong inovasi dari sekadar output menjadi outcome, sehingga mampu memberikan manfaat dan nilai ekonomi yang lebih luas. Salah satunya Bata Kingdom, inovasi pengembangan batu bata melalui desain, kualitas, dan branding yang melibatkan masyarakat lokal, serta berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi desa.

Ia juga menyoroti inovasi Gelang Mantan, yang memanfaatkan ampas kopi dari kafe dan kedai kopi menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi.

β€œPeran pemerintah daerah harus hadir di situ,” tandasnya.

Pemkab Temanggung, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan publikasi dan menghubungkan inovator dengan pelaku usaha agar produk inovasi memiliki akses pasar yang lebih luas. Dengan kolaborasi tersebut, inovasi daerah diharapkan tidak hanya berkembang di tingkat lokal, tetapi mampu menembus pasar yang lebih luas. (SV;WLL;EKP)

Editor: Arafandy
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!