Buntut Viral Antrean BBM Ricuh di Semitau-Kapuas Hulu, Pembelian Kini Dibatasi 5 Liter per Orang

Hanifah Sahhan
1 Min Read
@headlinnews.id

Antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) di APMS Kecamatan Semitau sempat ricuh hingga hampir terjadi baku hantam antar masyarakat. Videonya lantas viral di media sosial. Dari video yang beredar sejumlah pengantre BBM nyaris baku hantam dan terlihat sejumlah jeriken juga berjejer yang diduga digunakan untuk antre di APMS tersebut. Tak ingin masalah tersebut berkepanjangan, Forkopimcam Semitau bersama pihak pengelola APMS Energi Kapuas Semitau menggelar pertemuan untuk membahas insiden keributan antarwarga saat mengantre BBM sekaligus mencari solusi agar pelayanan BBM dapat berjalan tertib, aman dan kondusif. Pertemuan berlangsung di aula Kecamatan Semitau, Kamis (24/9) pukul 10.00 WIB. Pertemuan yang dilakukan menyusul adanya keributan antar sesama pengantri BBM yang dipicu ketidaktertiban dalam antrean. Berdasarkan hasil pertemuan, situasi dapat diselesaikan di lokasi dan tidak terjadi pemukulan, melainkan hanya aksi saling dorong. HEADLINNEWS.ID #Indonesia #fypシ゚viralシfypシ゚ #news #hits

♬ suara asli – HEADLINNEWS.ID – HEADLINNEWS.ID

Antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) di APMS Kecamatan Semitau sempat ricuh hingga hampir terjadi baku hantam antar masyarakat. Videonya lantas viral di media sosial.

Dari video yang beredar sejumlah pengantre BBM nyaris baku hantam dan terlihat sejumlah jeriken juga berjejer yang diduga digunakan untuk antre di APMS tersebut. Tak ingin masalah tersebut berkepanjangan, Forkopimcam Semitau bersama pihak pengelola APMS Energi Kapuas Semitau menggelar pertemuan untuk membahas insiden keributan antarwarga saat mengantre BBM sekaligus mencari solusi agar pelayanan BBM dapat berjalan tertib, aman dan kondusif.

Pertemuan berlangsung di aula Kecamatan Semitau, Kamis (24/9) pukul 10.00 WIB. Pertemuan yang dilakukan menyusul adanya keributan antar sesama pengantri BBM yang dipicu ketidaktertiban dalam antrean. Berdasarkan hasil pertemuan, situasi dapat diselesaikan di lokasi dan tidak terjadi pemukulan, melainkan hanya aksi saling dorong.

Editor: HL-News
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!