Pengeroyokan di Salatiga, Korban Jalani Operasi Usai Diduga Dipukul Linggis

Michael Ivan
By
Michael Ivan
Jurnalis
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
- Jurnalis
2 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Salatiga, M. Sholeh Abdullah Ali R. masih menjalani perawatan di RSUD Salatiga setelah diduga menjadi korban pengeroyokan menggunakan benda mirip linggis di area parkir Toko Benang Raja, Salatiga, pada 12 September 2026 malam. Tim hukumnya menyebut Sholeh mengalami luka serius dan menjalani operasi setelah diduga mengalami kebocoran paru-paru.

Agus Polenk dari tim hukum korban mengatakan Sholeh belum siuman setelah menjalani operasi pengambilan cairan yang memenuhi paru-parunya. Menurut dia, dokter menyatakan kondisi tersebut diduga akibat hantaman benda tumpul.

Peristiwa itu terekam kamera CCTV di area parkir Toko Benang Raja. Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terlihat dua orang terduga pelaku mengeroyok korban hingga terkapar, sementara salah satunya terlihat berulang kali memukulkan benda yang disebut tim hukum sebagai linggis besi.

Sebelum menjalani operasi, Sholeh disebut mengenali dua orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut. Kepada rekan media, Sholeh menyebut terduga pelaku adalah Yanto atau Petak/Fujiyanto dan anaknya.

Istri korban telah melaporkan kejadian itu ke Polresta Salatiga. Tim hukum juga menyatakan rekaman CCTV telah diserahkan kepada Polresta Salatiga dalam bentuk flashdisk.

Agus Polenk mengatakan pihaknya mempertanyakan proses hukum karena para terduga pelaku, menurut mereka, belum ditangkap atau ditahan hingga berita ini dibuat. Namun, Polresta Salatiga belum merilis keterangan resmi mengenai status penanganan dan penahanan para terduga pelaku.

Tim hukum korban menyatakan akan mengawal proses hukum kasus tersebut. Pernyataan itu disampaikan setelah kondisi Sholeh masih lemah dan menjalani perawatan intensif di RSUD Salatiga.

Data sumber menunjukkan perkara ini masih bertumpu pada keterangan korban dan tim hukumnya, sementara keterangan resmi Polresta Salatiga tentang status penyelidikan, penetapan tersangka, penangkapan, atau penahanan belum tersedia. Klaim mengenai penyebab kebocoran paru-paru, penggunaan linggis, serta identitas terduga pelaku perlu diverifikasi melalui keterangan medis, rekaman CCTV, dan penjelasan resmi aparat sebelum dijadikan fakta definitif.

Editor: HL-News
Share This Article
Jurnalis
Follow:
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!