Gunung Anak Krakatau Siaga Level III, Catat 8 Gempa Hybrid

Michael Ivan
By
Michael Ivan
Jurnalis
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
- Jurnalis
2 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Jakarta, Gunung Anak Krakatau masih berstatus Siaga Level III pada Sabtu (12/9/2026) dan mencatat delapan kali gempa hybrid dalam pemantauan selama enam jam. Pada periode pukul 06.00-12.00 WIB, tidak teramati erupsi maupun asap kawah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung melaporkan kondisi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda masih tertutup kabut. Cuaca di sekitar gunung terpantau berawan, dengan angin lemah hingga sedang mengarah ke barat daya dan barat laut.

Analis Pusdalops BPBD Provinsi Lampung Faresha Revanza mengatakan tubuh gunung tertutup kabut level 0-III sehingga asap kawah tidak dapat diamati secara langsung. Status aktivitas gunung api tersebut tetap berada pada Level III atau Siaga.

“hingga siang tadi, Gunung Anak Krakatau masih tertutup kabut, dengan status masih menunjukan Siaga,” kata Faresha, Sabtu (12/9/2026).

Dari pemantauan kegempaan, instrumen mencatat satu kali gempa Hembusan dengan amplitudo 9 mm dan durasi 21 detik. Selain itu, tercatat satu kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 11 mm dan durasi 5 detik.

Aktivitas kegempaan lainnya berupa delapan kali gempa Hybrid atau Fase Banyak dengan amplitudo 9-22 mm dan durasi 5-10 detik. S-P tidak teramati dalam gempa hybrid tersebut.

BPBD juga mencatat satu kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 2-10 mm dan amplitudo dominan 3 mm. Data tersebut berasal dari pengamatan selama periode enam jam pada Sabtu pagi hingga siang.

Faresha mengatakan masyarakat, wisatawan, pengunjung, dan pendaki diminta tidak mendekati Gunung Anak Krakatau. Aktivitas juga dilarang dilakukan di dalam radius bahaya dari kawah aktif.

“Kami selalu mengingatkan, hindari Gunung Anak Krakatau dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif,” ujar Faresha.

Data pemantauan BPBD menunjukkan tidak ada erupsi maupun asap kawah yang teramati pada periode 06.00-12.00 WIB, sementara aktivitas kegempaan masih tercatat, termasuk delapan gempa hybrid. Pada saat yang sama, status Gunung Anak Krakatau tetap berada pada Level III (Siaga) dengan larangan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.

Editor: Michael Ivan
Share This Article
Jurnalis
Follow:
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!