Pengembangan Panas Bumi di Gunung Ungaran, Gubernur Jateng Yakinkan Masyarakat Tidak Akan Merugikan di Masa yang Akan Datang

Dicky Aditya
2 Min Read
Pengembangan panas bumi di Gunung Ungaran sedang dipastikan pemerintah tidak akan merugikan masyarakat

HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Pengembangan panas bumi alias geothermal yang direncanakan pemerintah di Gunung Ungaran menuai kontroversi dan penolakan.

Mengenai rencana tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pemanfaatan energi yang sedang dalam rencana dan dipersiapkan tersebut tidak akan merugikan masyarakat.

“Meskipun sudah mendapatkan izin untuk masalah sumber energi panas bumi, tetapi masih banyak keperluan penting yang juga harus terpenuhi. Prinsipnya tidak mungkin pemerintah menyengsarakan rakyat,” kata Gubernur Jateng itu.

Dalam prosesnya, pemerintah memastikan seluruh proses juga melibatkan masyarakat. Karena itu, Gubernur Jateng menjelaskan, di dalam perencanaan juga disertai sosialisasi agar meyakinkan pembangunan infrastruktur tertentu tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat di sekitarnya.

“Ada proses-proses yang mesti dilalui, dan juga melibatkan masyarakat. Maka nanti, akan ada pendekatan personal dari pejabat publik untuk mengedukasi masyarakat,” ucap Ahmad Luthfi.

Sosialisasi tersebut akan dilakukan pemerintah daerah masing-masing. Namun, pihak terkait yang berwenang juga turun sekaligus untuk menyampaikan edukasi untuk masyarakat.

“Sosialisasinya kita serahkan kepada kabupaten atau kota. Sedangkan, dari pemerintah provinsi sudah dilakukan Dinas ESDM yang turun untuk menyampaikan ke masyarakat,” kata Gubernur Jateng.

Saat ini, pengelolaan energi di Jawa Tengah telah tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Selain itu, potensi energi baru dan terbarukan juga terus akan dikembangkan sejalan pemenuhan pentingnya kebutuhan energi.

“Sebetulnya, pengembangan energi di wilayah kita sudah ada di beberapa daerah. Akan ada pembangunan fasilitas energi lainnya yang juga terus berproses. Ke depannya energi terbarukan sangat dibutuhkan untuk menjadi kebutuhan utama pemenuhan energi,” kata Gubernur Luthfi.

Editor: Dicky Aditya
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!