HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Musibah pohon tumbang terjadi di Jalan Pandanaran, Kota Semarang pada Jumat (4/9) yang mengakibatkan sejumlah pengendara tertimpa. Akibatnya, ada korban yang meninggal dunia dan mengalami luka-luka.
Setelah kejadian, dinas terkait langsung melakukan penanganan cepat. Kondisinya jalan yang terganggu dipastikan lancar dan dilakukan evakuasi para korban.
Atas kejadian ini, Walikota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap pihak yang menjadi korban. Tak lupa, jajaran Pemerintah Kota Semarang juga meminta maaf terkait kejadian yang terjadi.
“Saya menyampaikan permohonan maaf dan turut berduka cita yang mendalam atas musibah ini,” ucap Agustina.
Peristiwa yang menyebabkan jatuhnya korban ini masih dalam penyelidikan pihak terkait mengenai penyebab pohon tumbang. Sementara ini, diduga pohon ambruk ke jalan akibat struktur tanah tidak kuat menahan beban dan akhirnya tiba-tiba ambruk.
Meski kejadian tidak diduga ini terjadi, Kepala Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati mengaku bahwa rutin melakukan pemangkasan serta pemeliharaan pohon-pohon termasuk yang berada di Jalan Pandanaran. Namun, musibah yang tidak disangka dapat terjadi kapan saja, sehingga akan terus mengevaluasi potensi pohon tumbang.
“Kejadian ini bukan sekadar usia pohon yang menjadi faktor, tapi dipengaruhi kondisi di bawah permukaan tanah. Meskipun pemeliharaan bersifat rutin, kita juga akan melakukan deteksi risiko pohon tumbang untuk mencegah kejadian terjadi terulang,” ucap dia.
Biasanya pemeliharaan Disperkim Kota Semarang, pemangkasan dahan dan ranting dijalankan rutin di semua wilayah Kota Semarang. Petugas akan menangani pohon-pohon tua yang kondisinya rawan mencegah tidak membahayakan dengan tindakan yang tepat.
“Pohon yang berpotensi roboh mendapatkan penanganan di eksekusi dengan pemotongan tidak hanya agar terlihat rapi, tetapi juga mengantisipasi tidak membahayakan. Ke depannya, masih banyak yang membutuhkan untuk ditangani, hanya saja personil dan peralatan masih mengalami keterbatasan,” jelas dia.
Bukan sebatas terus mencegah dan melakukan penanganan, Pemerintah Kota Semarang juga mengajak semua pihak terlibat berperan untuk membantu melaporkan kondisi pohon-pohon di lingkungan tempat tinggal maupun di ruas jalan. Sehingga, cepat dapat ditangani petugas.

