Rekam Jejak PPPK Hingga Catatan Disiplin ASN Batang Kini Terpantau Lewat SIMATA

Jumadi
By
Jumadi
2 Min Read
Kepala BKPSDM Batang Dwi Riyanto mengungkapkan, bahwa pemanfaatan SIMATA terhubung langsung dengan pusat.
Oleh: Jumadi

HEADLINNEWS.IDRekam jejak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Batang kini tak lagi sebatas berkas formalitas pangkat atau jabatan. Melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN), peta kompetensi hingga tingkat kedisiplinan para pegawai akan terpantau jauh lebih rinci dan transparan.

Langkah ini menjadi pijakan penting Pemkab Batang dalam memetakan potensi sumber daya manusianya secara menyeluruh. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Batang Dwi Riyanto mengungkapkan, bahwa pemanfaatan SIMATA terhubung langsung dengan pusat.

“Di situ sudah ada satu aplikasi, namanya SIMATA. Itu aplikasinya pusat, aplikasinya BKN. Terintegrasinya SIMATA dengan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) membuat pemutakhiran data kepegawaian kini sepenuhnya bergantung pada kedisiplinan ASN dalam memperbarui dokumen pribadi mereka, baik melalui MyASN maupun Simpek,” katanya saat ditemui di Kantornya, Rabu (2/9/2026).

Pembangunan datanya di situ. Nanti MyASN, Simpek ini sudah terintegrasi dengan SIASN, otomatis ketika data itu sudah terbaca di SIASN akan masuk ke aplikasinya SIMATA. Melalui mekanisme ini, rekam jejak setiap pegawai termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan langsung terpetakan, mulai dari kualifikasi pendidikan, riwayat pekerjaan, hingga catatan perilaku kerja.

“Jika PPPK itu sudah punya kompetensi ini, itu sudah mempunyai kualifikasi pendidikan terakhirnya adalah ini. PPPK sudah punya riwayat pengalaman pekerjaan di mana saja. Itu nanti akan terekam di situ semua. Termasuk ada catatan disiplin atau tidak, itu terekam di situ,” jelasnya

Tak berhenti pada data administratif, BKPSDM Batang turut melengkapi evaluasi ini dengan metode penilaian 360 derajat. Skema ini dirancang untuk menilai kinerjanya secara obyektif dari berbagai sudut pandang.

“Penilaian 360 derajat, baik atasan maupun rekan kerja atau dari bawahan juga sudah kita siapkan melalui aplikasi,” ungkapnya.

Meski begitu, implementasi sistem anyar ini masih terus digodok agar siap digunakan secara optimal di lingkungan pemkab.

“Memang masih banyak hal yang harus kita sempurnakan. Karena ini memang masih masa transisi yang harus kita siapkan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Editor: Jumadi
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!