HEADLINNEWS.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Mandarista Nurfadian Nila Krisna, meresmikan hasil program kerja multidisiplin “Edukasi Efisiensi Anggaran Rumah Tangga melalui Analisis Struktur Biaya Pembuatan Rocket Stove Berbasis Material Lokal” di Balai Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Multidisiplin 1 bertema “Penerapan Teknologi Rocket Stove untuk Pengelolaan Limbah Rumah Tangga” yang digagas bersama sembilan mahasiswa lintas disiplin ilmu.
“Program ini diinisiasi sebagai respons terhadap tingginya akumulasi limbah rumah tangga yang belum dimanfaatkan secara optimal, serta keterbatasan warga dalam mengadopsi alat pengolahan limbah konvensional yang harganya relatif mahal. Dengan menyasar pengelola dan warga Desa Kebumen, program ini bertujuan memberikan pemahaman praktis mengenai perhitungan biaya pembuatan Rocket Stove berbahan material lokal agar lebih terjangkau dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dijelaskannya, bahwa modul yang disusunnya dirancang agar warga tidak hanya memiliki alat pengelolaan limbah, tetapi juga memahami nilai ekonominya. Kami melihat potensi limbah rumah tangga di Desa Kebumen sangat besar, namun warga masih terkendala biaya alat pengolahan yang konvensional dan mahal.
“Melalui modul Rencana Anggaran Biaya ini, kami mendampingi warga untuk menghitung sendiri komponen biaya pembuatan Rocket Stove dari material lokal, sekaligus menunjukkan potensi penghematan pengeluaran bahan bakar rumah tangga dalam jangka panjang,” terangnya.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pendataan komponen biaya bahan dan alat yang dibutuhkan dalam konstruksi Rocket Stove, dilanjutkan dengan simulasi kalkulasi penghematan pengeluaran bahan bakar dibandingkan metode pembakaran terbuka yang selama ini dilakukan warga. Warga tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, mengingat program ini berkaitan langsung dengan efisiensi pengeluaran rumah tangga sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Desa Kebumen Kuswandi menyampaikan, apresiasi atas kontribusi nyata mahasiswa KKN Undip dalam membantu warga memahami sisi ekonomis dari teknologi tepat guna yang diterapkan di desanya.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Program penyusunan rencana anggaran biaya Rocket Stove ini membuka wawasan baru bagi warga kami, khususnya dalam mengelola pengeluaran rumah tangga secara lebih cermat. Kami berharap modul ini bisa terus dijadikan acuan dan diterapkan secara berkelanjutan oleh warga,” ujar dia.
Program ini turut mendukung capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs poin 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui efisiensi pengeluaran rumah tangga, SDGs poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui pemanfaatan Rocket Stove sebagai alternatif energi memasak, serta SDGs poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengelolaan limbah rumah tangga secara mandiri.
Peresmian modul Rencana Anggaran Biaya (RAB) Rocket Stove ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan dokumen modul secara simbolis kepada perangkat Desa Kebumen sebagai bahan acuan pengelolaan program pengolahan limbah rumah tangga ke depan. (MC Batang, Jateng/Nurfadian/Jumadi)

