Susun Peta Hidrografis Dukung Tata Kelola Lingkungan Air dan Pesisir Desa

Jumadi
By
Jumadi
3 Min Read
Mendukung penguatan tata kelola lingkungan desa melalui pemetaan berbasis SIG di Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang
Oleh: Jumadi

HEADLINNEWS.IDMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang Muhammad Alden Nas terus mendukung penguatan tata kelola lingkungan desa melalui pemetaan berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Sabtu (22/8/2026).

Salah satunya diwujudkan melalui program “Pemetaan Hidrografis Jaringan Aliran Air Lingkungan dan Batas Wilayah Pesisir Desa Kebumen” sebagai bagian dari Program Sosial Kemasyarakatan Kelompok Saintek bertajuk “Eko-Spasial dan Humani: Peta Jalan Pembangunan Fisik Lingkungan Serta Penguatan Fondasi Masyarakat Desa Kebumen”.

Muhammad Alden mengatakan, program ini dirancang untuk menghasilkan peta jaringan hidrologi dan wilayah perairan desa yang mengintegrasikan data sebaran parit, alur sungai, serta batas pasang surut pantai lokal, guna mendukung tata kelola drainase dan sanitasi lingkungan air Desa Kebumen.

“Program tersebut dilaksanakan sebagai respons terhadap kondisi Desa Kebumen yang belum memiliki dokumentasi spasial sistematis mengenai jaringan aliran air dan batas wilayah perairannya. Berdasarkan hasil observasi awal mahasiswa KKN-R UNDIP, informasi mengenai sebaran parit, alur sungai, hingga batas pesisir desa selama ini belum terpetakan dalam bentuk peta berbasis SIG yang dapat mendukung pengambilan kebijakan perangkat desa,” jelasnya.

Dijelaskannya, pemetaan ini penting sebagai dasar untuk mendukung tata kelola drainase dan sanitasi lingkungan air di desa. Dengan adanya peta jaringan hidrologi yang jelas, perangkat desa dapat lebih mudah mengambil kebijakan terkait pengelolaan saluran air maupun mitigasi risiko lingkungan ke depannya.

“Kegiatan diawali dengan identifikasi dan pemetaan jaringan alur air, sungai, dan parit domestik desa, dilanjutkan dengan survei lapangan untuk memverifikasi kondisi fisik muara serta batas wilayah perairan pesisir bersama warga dan perangkat desa. Data spasial yang telah dikumpulkan kemudian diolah menggunakan perangkat lunak SIG guna menghasilkan unsur peta hidrografis sesuai standar teknis pemetaan perairan,” terangnya.

Program ini merupakan satu dari empat program Sosial Kemasyarakatan bidang Saintek yang dilaksanakan tim KKN, beriringan dengan program pemetaan geospasial wilayah darat, edukasi gerakan sadar gizi seimbang, serta pelatihan kemampuan komunikasi publik untuk anak-anak Desa Kebumen.

“Sebagai hasil akhir, mahasiswa KKN-R UNDIP menyerahkan produk peta cetak dan digital jaringan hidrografis Desa Kebumen kepada Pemerintah Desa sebagai bagian dari arsip mitigasi lingkungan yang dapat digunakan secara berkelanjutan,” ujar dia.

Program KKN-R UNDIP di Desa Kebumen ini diharapkan tidak berhenti pada penyerahan produk peta semata. Ketersediaan data spasial jaringan air dan batas pesisir diharapkan dapat menjadi instrumen pendukung kebijakan yang terus dimanfaatkan Pemerintah Desa Kebumen dalam mengelola sumber daya air dan wilayah pesisirnya secara berkelanjutan. (MC Batang, Jateng/Muhammad Alden/Jumadi)

Editor: Jumadi
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!