HEADLINNEWS.ID – Mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Nisrina Egi Azzah Aaqilah, yang tergabung dalam KKN Tim II Undip, menggelar sosialisasi perubahan perilaku (behavioral change) pengelolaan limbah rumah tangga bagi ibu-ibu di Posyandu Dukuh Ambarawa, Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan ini merupakan salah satu program dalam rangkaian Program Multidisiplin 1 bertema “Penerapan Teknologi Tepat Guna Rocket Stove untuk Pengelolaan Limbah Rumah Tangga” yang dijalankan oleh tim KKN.
Nisrina Egi Azzah Aaqilah mengatakan, kegiatan ini digagas untuk menjawab kebiasaan sebagian warga yang masih membakar sampah rumah tangga secara terbuka, sebuah pola yang berisiko mencemari udara dan berdampak pada kesehatan lingkungan permukiman.
“Perubahan kebiasaan yang sudah berlangsung lama itu tidak bisa hanya didekati secara teknis, tetapi juga perlu pendekatan psikologis. Kami mengajak ibu-ibu berdiskusi secara santai mengenai dampak asap pembakaran sampah bagi kesehatan keluarga, sekaligus manfaat Rocket Stove sebagai solusi yang lebih sehat,” jelasnya.
Sosialisasi dilaksanakan di sela pelayanan rutin Posyandu Dukuh Ambarawa, memanfaatkan momen berkumpulnya ibu-ibu untuk menyampaikan pesan perubahan perilaku secara langsung. Media utama yang digunakan adalah poster edukasi bertema perubahan perilaku pengelolaan limbah rumah tangga ramah lingkungan, yang memuat dampak kebiasaan membakar sampah secara terbuka serta manfaat nyata beralih menggunakan Rocket Stove.
“Melalui penyuluhan persuasif dan diskusi interaktif berbasis poster tersebut, ibu-ibu diajak berdialog santai sekaligus bertanya jawab seputar pengelolaan sampah rumah tangga. Program ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pengurangan paparan asap pembakaran dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai sumber energi alternative,” terangnya.
Nisrina berharap, sosialisasi berbasis poster ini dapat menjadi langkah awal membangun kesadaran dan kesiapan warga, khususnya ibu-ibu rumah tangga, untuk lebih terbuka menerapkan kebiasaan pengelolaan limbah yang baru dan lebih ramah lingkungan di kehidupan sehari-hari.
Salah satu ibu yang hadir di Posyandu Dukuh Ambarawa mengaku mendapat pemahaman baru usai membaca poster dan mengikuti sesi diskusi. “Baru tahu ternyata sampah dapur yang selama ini kami bakar bisa dimanfaatkan jadi bahan bakar Rocket Stove. Jadi tidak perlu dibakar sembarangan lagi,” ungkapnya. (MC Batang, Jateng/Nisrina/Jumadi)

