HEADLINNEWS.ID – Distrik Ugimba, Koops TNI Habema mengevakuasi seorang warga dari Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, menggunakan dua helikopter Bell pada Minggu (9/8/2026). Evakuasi dilakukan setelah personel menemukan warga tersebut saat patroli dan pemantauan wilayah.
Warga itu ditemukan dalam kondisi membutuhkan pertolongan dan penanganan lebih lanjut, sementara lokasinya berada jauh dari pemukiman. Sebanyak 11 personel terlibat dalam proses evakuasi yang berlangsung pukul 12.25 hingga 12.48 WIT.
Koops TNI Habema menyebut evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan dan keamanan di wilayah Ugimba. Setelah tiba di Distrik Sugapa, warga tersebut diserahkan kepada Misael Sondegau selaku Ketua Tim Penanganan Konflik Kabupaten Intan Jaya untuk penanganan lanjutan.
Kapen Koops TNI Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna mengatakan prajurit TNI menjalankan tugas pengamanan sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Prajurit TNI tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan perlindungan, bantuan, dan rasa aman kepada masyarakat yang membutuhkan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pengabdian prajurit di lapangan,” kata Wirya.
Situasi keamanan di Distrik Ugimba sebelumnya disebut masih menjadi perhatian menyusul aktivitas kelompok OPM Kodap VIII/Kemabu pimpinan Guspi Waker. Menurut informasi yang diterima Koops TNI Habema, kelompok tersebut disebut menimbulkan keresahan bagi masyarakat dan melakukan penyerangan terhadap aparat keamanan.
Koops TNI Habema menyatakan proses evakuasi tetap dilakukan saat personel menjalankan patroli dan pemantauan wilayah. Dua helikopter Bell digunakan dalam misi tersebut dengan melibatkan 11 personel.
Data sumber menunjukkan evakuasi warga dilakukan di wilayah Ugimba yang disebut memiliki kondisi medan dan keamanan yang kompleks. Fakta tersebut menjadi konteks pelaksanaan evakuasi yang melibatkan dua helikopter Bell dan 11 personel.

