HEADLINNEWS.ID – CULIACAN — Aksi siaran langsung (live streaming) seorang influencer asal Meksiko berujung maut. Cesar Gastelum (25), content creator dengan lebih dari 500 ribu pengikut di platform TikTok, tewas ditembak di bagian kepala saat sedang menyapa para pengikutnya di media sosial pada Selasa (4/8/2026).
Insiden berdarah itu terjadi di luar sebuah pusat perbelanjaan yang ramai di Culiacan, ibu kota negara bagian Sinaloa. Wilayah ini dikenal luas sebagai salah satu markas besar kekerasan geng dan kartel narkoba.
Saat kejadian berlangsung, Gastelum tengah membuat konten bersama dua temannya. Ketiganya mengenakan kostum pekerja pengantar makanan (food delivery) sebagai bagian dari sebuah tantangan (challenge) media sosial.
Berdasarkan rekaman video yang sempat beredar di internet, sebuah sepeda motor yang ditumpangi dua orang tak dikenal tiba-tiba berhenti di samping mereka. Tanpa ragu, pengemudi motor tersebut dilaporkan langsung mengarahkan senjata dan menembak kepala Gastelum dari jarak dekat.
Siaran langsung tersebut seketika terhenti. Meski platform media sosial telah menghapus video resminya, potongan rekaman dan foto-foto detik-detik serangan mengerikan itu tetap menyebar luas dan memicu pemicu kehebohan publik di media sosial.
Pihak kepolisian setempat awalnya melaporkan korban sebagai pekerja pengantar makanan sungguhan. Namun setelah pemeriksaan lebih lanjut, petugas mengonfirmasi bahwa korban adalah Cesar Gastelum, influencer yang kerap membagikan konten gaya hidup.
Aparat kepolisian bersama personel tentara langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan area kejadian yang tak jauh dari kantor Kejaksaan Sinaloa. Tim forensik juga telah mengumpulkan bukti-bukti di TKP dan mengevakuasi jenazah korban.
Kawasan Culiacan sendiri terus dilanda gelombang kekerasan dalam dua tahun terakhir akibat konflik internal dan perebutan kekuasaan antar-faksi di dalam kartel lokal.
Media lokal mencatat, kasus penembakan ini menambah daftar panjang content creator yang tewas tragis di wilayah tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, sekitar selusin influencer dilaporkan tewas dibunuh di Sinaloa, di mana beberapa di antaranya diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok geng kriminal.

