HEADLINNEWS.ID – Temanggung, Komandan Kodim (Dandim) 0706/Temanggung, Letkol Inf Richie Fadly, meninjau Basecamp Pendakian Gunung Sindoro dan Sumbing di Kecamatan Kledung untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan kawasan pendakian, sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.
Dandim didampingi Danramil 15/Kledung, Kapten Cke Eko Subdiyo, Camat Kledung Sumarlinah, Kapolsek Kledung Iptu Tumijo, serta Babinsa Koramil 15/Kledung mengecek kesiapan basecamp pendakian di dua gunung ini.
“Peninjauan ini untuk membahas langkah bersama menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan keselamatan pendaki,” kata Dandim, Kamis (30/7/2026).
Ia menegaskan, bahwa Gunung Sindoro dan Sumbing merupakan aset wisata alam yang harus dijaga bersama. Menurutnya, musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran hutan, sehingga diperlukan kewaspadaan seluruh pihak.
“Kami mengajak seluruh pengelola basecamp, relawan, dan para pendaki untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam. Jangan melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun, jangan membuang puntung rokok sembarangan, dan pastikan setiap aktivitas di gunung tidak menimbulkan potensi kebakaran. Menjaga alam adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Selain mengingatkan bahaya karhutla, Dandim juga mengimbau para pendaki agar mematuhi aturan pendakian, menjaga kondisi fisik, membawa perlengkapan yang memadai, serta tidak meninggalkan sampah di jalur pendakian.
“Keindahan gunung harus tetap kita wariskan kepada generasi mendatang. Karena itu, mari kita jadikan budaya menjaga kebersihan, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan sebagai bagian dari setiap aktivitas pendakian,” ajaknya.
Camat Kledung Sumarlinah, mengapresiasi perhatian Kodim 0706/Temanggung terhadap kawasan wisata alam di wilayahnya. Ia menilai kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pengelola basecamp, dan masyarakat menjadi kunci menciptakan kawasan pendakian yang aman, nyaman, dan lestari.
“Yang terpenting itu, pengelola basecamp meningkatkan edukasi kepada para pendaki mengenai keselamatan pendakian, kebersihan lingkungan, serta pencegahan kebakaran hutan selama musim kemarau,” tandasnya. (Fir;Ekp)

