HEADLINNEWS.ID – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) R-TIM II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program pemberdayaan Karang Taruna di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.
Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas generasi muda agar lebih siap berperan dalam pembangunan desa. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu.
Program pemberdayaan yang dimaksud, dibangun di atas tiga aspek utama, yakni penguatan kewirausahaan, peningkatan literasi hukum, serta penguatan tata kelola organisasi. Ketiga aspek tersebut dirancang saling melengkapi agar Karang Taruna memiliki kapasitas yang lebih baik dalam mendukung pembangunan desa.
Melalui pendekatan kolaboratif, peserta tidak hanya mendapatkan materi pengembangan kapasitas, tetapi juga didorong menjadi agen perubahan yang mampu mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan.
Pada bidang kewirausahaan, mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Program Studi Manajemen, Azhar Zakki Muharram, memberikan pelatihan mengenai manajemen usaha dan penyusunan business plan.
Peserta dibekali kemampuan membangun pola pikir kewirausahaan, menyusun strategi pemasaran, mengelola keuangan, hingga merancang rencana bisnis yang realistis.
Pelatihan tersebut diharapkan mampu mendorong pemuda Desa Wirun mengembangkan potensi lokal menjadi usaha yang bernilai ekonomi sehingga dapat meningkatkan kemandirian sekaligus membuka peluang usaha baru di tingkat desa.
Sementara itu, mahasiswa Fakultas Hukum, Anindya Puspita Hapsari, memberikan edukasi mengenai pentingnya literasi hukum dalam organisasi kepemudaan.
Selain memahami hak dan kewajiban sebagai anggota organisasi, peserta juga mendapat penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.
Dalam materi tersebut, Karang Taruna didorong mengambil peran aktif sebagai pelopor pencegahan penyalahgunaan narkoba dan miras melalui kegiatan edukasi, pembentukan kader anti narkoba, serta kolaborasi dengan pemerintah desa, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Penguatan organisasi juga menjadi bagian penting dalam program ini.
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Administrasi Publik, Adelia Dwi Mareta Putri, memberikan pelatihan mengenai tata kelola administrasi organisasi, mulai dari pengelolaan dokumen, standarisasi administrasi, hingga digitalisasi arsip.
Menurut tim KKN, tata kelola administrasi yang baik menjadi fondasi organisasi agar mampu bekerja secara profesional, transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Tim KKN Undip berharap Karang Taruna Desa Wirun semakin siap menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.
Generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan berwirausaha, tetapi juga memiliki integritas, kesadaran hukum, kemampuan berorganisasi, serta kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitarnya.
Program pemberdayaan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak pemuda Desa Wirun yang berdaya saing, mampu mengoptimalkan potensi desa, sekaligus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

