HEADLINNEWS.ID – Jakarta, Gerai Wismilak Premium Cigars dipadati pengunjung selama ajang Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Kamis (23/7/2026). Salah satu aktivitas yang paling diminati adalah sesi melinting cerutu secara langsung hingga membuat pengunjung mengantre.
Pameran industri makanan, minuman, dan perhotelan yang berlangsung pada 21-24 Juli 2026 itu menghadirkan dua aktivitas utama di booth Wismilak, yakni Cigar Time dan Cigar Rolling Experience. Pada sesi Cigar Time, pengunjung dapat menikmati cerutu premium sekaligus mempelajari teknik pairing dengan berbagai minuman.
Sementara itu, melalui Cigar Rolling Experience, pengunjung diajak mempelajari proses meracik dan melinting cerutu di bawah bimbingan tenaga ahli. Cerutu yang selesai dibuat dapat dibawa pulang sebagai suvenir.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung mengenai proses pembuatan cerutu sekaligus memperkenalkan kualitas cerutu premium Indonesia,” kata Representative Wismilak Cigar Nana Irawati.
Selama penyelenggaraan FHI 2026, aktivitas Wismilak berlangsung di Hall B3 Coffee Festival Area (CF-03) sebagai lokasi booth dan pameran, serta Foyer Hall B1 yang menjadi tempat penyelenggaraan JBC Hospitality Night.
Menurut Nana, keikutsertaan Wismilak di FHI 2026 menjadi kesempatan memperkenalkan cerutu premium buatan Indonesia kepada pelaku industri hospitality, pebisnis hotel, restoran, dan kafe (horeka), serta penikmat cerutu dari dalam maupun luar negeri.
Ia juga menyebut booth Wismilak dikunjungi pelaku usaha makanan dan minuman, peserta pameran, hingga pecinta cerutu. “Bahkan, banyak pengunjung yang rela mengantre untuk mengikuti sesi cigar rolling secara langsung,” ujarnya.
Antusiasme pengunjung terhadap aktivitas cerutu premium menjadi salah satu fakta yang menonjol selama FHI 2026. Selain memperkenalkan proses pembuatan cerutu kepada pengunjung, kehadiran produk cerutu premium Indonesia dalam pameran industri hospitality internasional memperluas eksposur produk tersebut kepada pelaku usaha dan calon pasar dari dalam maupun luar negeri.

