HEADLINNEWS.ID – DEMAK – Proyek pembangunan jalan tol Demak-Tuban yang direncanakan pemerintah sekadar masih menjadi rencana, belum terwujud. Hingga kini, pemerintah menyatakan menunda rencana tersebut, tetapi tetap berkomitmen memastikan segera dapat berjalan.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (Dinputaru) Kabupaten Demak Naning Prihatiningrum memastikan lahan yang digunakan untuk jalan tol sebenarnya sudah ada dan telah siap jika pemerintah meminta daerah menyiapkan pembebasan lahan.
“Kami sudah mendapatkan pemetaan tentang pembangunan tol. Tapi, sekarang bukan menjadi prioritas pemerintah. Saat ini, juga belum dimasukkan proyek strategis nasional,” ucapnya, Selasa (21/7).
Namun, sebelum pemerintah memerintahkan proyek tersebut, pemerintah daerah tidak mungkin memulai.
“Kita akan melangkah setelah ada arahan dari pusat. Ini tidak hanya Demak-Tuban, tetapi juga yang Jepara. Dua-dunya ada di dalam rencana pembangunan, tapi tidak akan berjalan sebelum pemerintah meminta ada pengerjaan,” kata dia.
Mengenai terkait tol yang akan dibangun, Naning menegaskan bahwa sejauh ini meskipun ada kendala dan perencanaan dihentikan sementara, akan tetapi kemungkinan pemerintah memilih tetap menjalankan infrastruktur tersebut ke depannya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya diperlukan dalam menyediakan perjalanan antar setiap wilayah yang cepat, tetapi juga menjadi kunci mendorong kemajuan masing-masing daerah serta mendukung percepatan pertumbuhan perekonomian.
“Namun, kemungkinan tetap dilanjutkan pemerintah pusat untuk mendukung percepatan ekonomi daerah maupun nasional. Apalagi, Demak dan Jepara menjadi daerah penopang yang sangat penting,” ucap Naning.
Selain pembangunan tol Demak-Tuban, ruas tol Semarang-Demak saat ini masih sedang dikerjakan untuk selesai yang ditargetkan pada Juli 2027 mendatang.
“Nanti semoga Juli tahun depan sudah selesai. Meskipun masih dikerjakan, tetapi sudah mulai menyiapkan infrastruktur fisik,” ucap Sekdin Dinputaru Demak itu.

