HEADLINNEWS.ID – Dedikasi Afifatul Istiqomah tak hanya tercurah di dunia pendidikan, tetapi juga di bidang kewirausahaan. Pemuda asal Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak ini membuktikan bahwa semangat mengabdi kepada masyarakat dapat berjalan seiring dengan membangun usaha yang produktif.
Sehari-hari, Afifatul mengajar Al-Qur’an dengan metode Binadzor serta melatih seni tari tradisional di sejumlah pondok pesantren di Demak, Kudus, dan wilayah Solo Raya.
Di sela aktivitas tersebut, ia mengembangkan Griya Manis (Snack & Bakery), usaha rumahan yang memproduksi berbagai jenis roti, brownies, bolu, bolen, hingga aneka snack box.
Afifatul menjelaskan, produk buatannya dipasarkan melalui WhatsApp, sekaligus bekerja sama dengan sejumlah toko kelontong dan lapak pasar lokal.
Konsistensi yang ditunjukkannya mengantarkan Afifatul dipercaya menjadi narasumber di salah satu Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Kabupaten Demak untuk berbagi keterampilan membuat roti dan kue, sekaligus memberikan motivasi serta strategi membangun usaha kepada para calon wirausahawan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Demak, Dra. Endah Cahya Rini, MM, mengapresiasi kiprah Afifatul yang dinilai mampu menghadirkan manfaat melalui dua bidang sekaligus, yakni pendidikan dan kewirausahaan.
“Afifatul Istiqomah menunjukkan bahwa anak muda mampu berkontribusi melalui pendidikan sekaligus menciptakan peluang ekonomi lewat kewirausahaan. Sosok seperti ini patut menjadi inspirasi bagi generasi muda agar terus berkarya, mandiri, dan berani mengembangkan potensi yang dimiliki demi kemajuan Kabupaten Demak,” ujarnya.
Perjalanan Afifatul menjadi gambaran bahwa keberhasilan tidak selalu lahir dari satu bidang saja. Dengan memadukan pengabdian kepada masyarakat dan semangat berwirausaha, ia tidak hanya membangun masa depan bagi dirinya sendiri, tetapi juga turut membuka ruang belajar, berbagi keterampilan, dan menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya demi kemajuan Kabupaten Demak.

