HEADLINNEWS.ID – Mahasiswa KKN-PPM UGM Kenalkan Rumput Gama Umami pada Kelompok Peternak Desa Kemlok
Temanggung, Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Tim Krida Kranggan memperkenalkan, sekaligus menyerahkan bibit rumput Gama Umami kepada kelompok peternak Dusun Jurang, Desa Kemloko, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, pada Minggu (12/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mengenalkan inovasi hijauan pakan hasil pengembangan UGM yang diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas peternakan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai karakteristik dan potensi rumput Gama Umami sebagai hijauan pakan ternak.
Mahasiswa KKN menjelaskan, bahwa Gama Umami merupakan varietas rumput unggul yang memiliki produktivitas biomassa tinggi, pertumbuhan yang cepat, serta kemampuan tumbuh kembali (regrowth) setelah pemanenan.
Selain itu, rumput ini memiliki kandungan nutrisi yang baik, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pakan ternak ruminansia secara lebih optimal.
Dibandingkan dengan beberapa jenis rumput lokal yang umum dimanfaatkan peternak, Gama Umami menawarkan sejumlah keunggulan.
Rumput ini mampu menghasilkan hijauan dalam jumlah lebih banyak, memiliki daya adaptasi yang baik terhadap berbagai kondisi lahan, serta dapat dipanen secara berulang dan interval pemanenan relatif singkat, sehingga lebih efisien untuk memenuhi kebutuhan pakan sepanjang tahun.
Karakteristik tersebut menjadikan Gama Umami sebagai salah satu alternatif hijauan yang berpotensi membantu peternak menghadapi keterbatasan pakan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan inovasi tersebut, mahasiswa KKN juga menyerahkan bibit rumput Gama Umami kepada kelompok peternak Dusun Jurang agar dapat langsung dibudidayakan oleh para anggota kelompok.
Penyerahan bibit disambut antusias oleh para peternak yang melihat potensi besar rumput tersebut untuk dikembangkan di wilayah mereka.
Sugiarto, selaku Ketua kelompok peternak Dusun Jurang menyampaikan apresiasinya atas program yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN-PPM UGM.
Menurutnya, inovasi yang diperkenalkan memberikan harapan baru dalam upaya meningkatkan ketersediaan pakan ternak.
“Kami sangat antusias menerima bibit rumput Gama Umami ini. Melihat berbagai keunggulan yang dimilikinya, kami menilai rumput ini memiliki potensi yang sangat baik dibandingkan dengan beberapa jenis rumput yang selama ini kami tanam. Semoga kedepan, Gama Umami dapat menjadi salah satu sumber pakan andalan bagi ternak kami,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Selanjutnya, salah seorang anggota kelompok peternak Dusun Jurang yang mewakili peserta kegiatan, Mariman, mengungkapkan rasa terima kasih atas pendampingan dan inovasi yang dibawa oleh mahasiswa KKN UGM kepada masyarakat.
“Kami mewakili seluruh anggota kelompok peternak mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN-PPM UGM yang telah memperkenalkan rumput Gama Umami kepada kami. Semoga ilmu dan bibit yang diberikan dapat kami manfaatkan dengan baik, sehingga peternakan kami menjadi semakin produktif dan berkembang di masa mendatang,” tuturnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-PPM UGM berharap pemanfaatan rumput Gama Umami dapat menjadi langkah awal dalam mendorong peternak untuk mengembangkan sistem penyediaan hijauan pakan yang lebih berkelanjutan. Dengan ketersediaan pakan yang lebih baik, produktivitas ternak diharapkan dapat meningkat, sehingga turut memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan peternak di Desa Kemloko.
Dengan kolaborasi antara mahasiswa dan kelompok peternak program pengenalan rumput Gama Umami ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong adopsi inovasi hasil penelitian UGM di tingkat peternak. Dengan demikian, potensi lokal dapat dikembangkan secara lebih optimal, sekaligus memperkuat ketahanan pakan ternak di Desa Kemloko, Kecamatan Kranggan, Temanggung. (Dfa;Ekp)

