Cegah Kebakaran Sampah Musim Kemarau di TPA Jatibarang, Satgas Terpadu Dibentuk Jalankan Tugas Petakan Risiko dan Siaga Untuk Pemadaman

Dicky Aditya
2 Min Read
Hadapi ancaman kemarau untuk pencegahan kebakaran di TPA Jatibarang akan ada pengawasan Satgas Terpadu

HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengantisipasi kebakaran pada musim kemarau di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang. Ada pengawasan yang dijalankan satuan tugas (Satgas) terpadu untuk memetakan risiko kebakaran, meningkatkan kesiapsiagaan untuk pemadaman, dan mencegah segala ancaman sejak dini.

Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto menjelaskan pencegahan bukan hanya mengantisipasi kebakaran tidak terjadi, tetapi juga menyiapkan respons cepat penanganan darurat untuk pemadaman. Sehingga, pemetaan sejak awal juga penting untuk kesiapan menyeluruh. 

“Kita tidak boleh menunggu api muncul baru bergerak. Karena itu, pencegahan dilakukan untuk mengantisipasi kebakaran bisa dicegah sejak awal,” ucap Handi.

Pencegahan kebakaran tersebut menjadi tugas yang dijalankan oleh Satgas Terpadu yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Satpol PP, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta mendapat dukungan dari TNI dan Polri.

Satgas ini melakukan patroli rutin, memetakan ancaman kebakaran, memastikan kesiapan personel dan peralatan, hingga siaga dalam merespons terjadinya kebakaran.

Selain pencegahan, akan disiapkan pendinginan di TPA Jatibarang guna mencegah cuaca panas menimbulkan kebakaran yang membakar sampah dan menyebabkan kebakaran besar.

Dalam menjaga dan mengantisipasi risiko kebakaran, Sekda Kota Semarang meminta pengawasan di kawasan TPA menjadi tanggung jawab bersama. Sinergi lintas sektor diperlukan setiap hari melalui langkah mitigasi yang cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan antar berbagai unsur.

“Pengamanan TPA merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi seluruh OPD, kita ingin memastikan pengawasan berlangsung secara berkelanjutan sehingga pelayanan persampahan kepada masyarakat tetap terjaga,” kata dia.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *