Kanjeng Yoga Doakan Keselamatan Bangsa di Gunung Padang

Michael Ivan
By
Michael Ivan
Jurnalis
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
- Jurnalis
3 Min Read

HEADLINNEWS.IDPraktisi spiritual Kanjeng Yoga memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa Indonesia di Situs Megalitikum Gunung Padang, Kabupaten Cianjur, Senin (29/6/2026) malam hingga Selasa (30/6/2026) dini hari WIB. Doa berlangsung saat perjalanan spiritual bersama rombongan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya dan PWI Pusat yang bertepatan dengan malam bulan purnama.

Kanjeng Yoga menjalankan doa di salah satu teras Gunung Padang menurut keyakinan spiritual yang dianutnya. Dalam doa tersebut, ia memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Indonesia dijauhkan dari perpecahan, bencana, kebencian, serta berbagai persoalan yang mengancam persatuan bangsa.

Menurut Kanjeng Yoga, kondisi Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang tidak hanya berasal dari dinamika politik, tetapi juga tekanan ekonomi global dan persoalan sosial yang memengaruhi kehidupan masyarakat.

“Bangsa ini dibangun dengan semangat persatuan. Perbedaan pandangan politik adalah hal yang wajar, tetapi jangan sampai mengikis rasa persaudaraan. Indonesia jauh lebih besar daripada kepentingan kelompok ataupun kekuasaan sesaat,” kata Kanjeng Yoga saat berada di Gunung Padang, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB.

Ia mengatakan para pemimpin bangsa membutuhkan kejernihan hati dalam mengambil keputusan agar kebijakan yang dihasilkan mengutamakan kepentingan rakyat serta menjaga amanah yang diberikan masyarakat.

Kanjeng Yoga juga menyampaikan doa agar Indonesia tetap berada dalam keadaan damai dan mampu menghadapi berbagai tantangan nasional.

“Di tempat yang sarat sejarah ini saya memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Indonesia dijauhkan dari perpecahan, bencana, kebencian, dan segala bentuk permusuhan. Semoga para leluhur mendoakan negeri ini agar tetap kokoh, rakyat hidup rukun, dan pemimpin diberi kebijaksanaan dalam menjaga masa depan bangsa,” ujarnya.

Perjalanan spiritual tersebut diikuti rombongan PWI Jaya dan PWI Pusat yang mengunjungi Situs Megalitikum Gunung Padang pada malam bulan purnama. Kegiatan berlangsung sejak Senin malam hingga Selasa dini hari WIB.

Gunung Padang merupakan salah satu situs megalitikum terbesar di Indonesia yang kerap menjadi lokasi penelitian arkeologi sekaligus tujuan kunjungan budaya dan sejarah. Pada kesempatan itu, lokasi tersebut dimanfaatkan sebagai tempat refleksi dan doa oleh peserta perjalanan spiritual.

Hingga kegiatan berakhir pada Selasa dini hari WIB, seluruh rangkaian doa berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas di kawasan situs. Belum ada agenda lanjutan yang diumumkan penyelenggara setelah kegiatan tersebut.

Doa yang dipanjatkan Kanjeng Yoga mencerminkan respons spiritual terhadap situasi yang dinilainya dipengaruhi dinamika politik, tekanan ekonomi global, dan meningkatnya polarisasi sosial. Pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi yang disampaikan dalam kegiatan spiritual dan bukan sikap resmi pemerintah maupun penyelenggara negara.

Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa Situs Gunung Padang masih menjadi lokasi yang dimanfaatkan berbagai kelompok untuk kegiatan budaya, sejarah, dan spiritual. Di sisi lain, pemanfaatan kawasan cagar budaya tetap perlu memperhatikan ketentuan pelestarian agar fungsi utama situs sebagai warisan budaya nasional tetap terjaga.

Editor: Michael Ivan
Share This Article
Jurnalis
Follow:
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!