HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah menemukan kasus HIV yang ditularkan dari hubungan seksual sesama jenis. Temuan ini berdasarkan data, sejak kurun lima tahun terakhir telah dilaporkan terjadi dan penyebaran tersebut ditemukan di sejumlah kota besar di Jawa Tengah.
Namun, hasil pendataan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menunjukkan jumlah kasus setiap tahun terus turun.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Zulfachmi Wahab menilai bahwa kemunculan model baru tersebut termasuk perubahan pola penularan yang sebelumnya tidak pernah terjadi.
“Justru, hubungan seksual laki-laki dan laki-laki saat ini menjadi yang paling besar jumlahnya menjadi penyumbang kasus HIV. Kemudian, penularan hubungan seksual laki-laki dan perempuan menyusul angkanya juga cukup besar. Kasus yang ada sebagian besar ditemukan di sejumlah kota besar Solo, Semarang, dan Brebes,” ucap dia.
Dari data tersebut, kasus banyak dialami kalangan rentang usia yang tergolong produktif, yakni 20-30 tahun.
Menurut Zulfachmi, faktor penyebab penularan sebagian besar pemicunya diakibatkan hubungan seksual yang berisiko.
Untuk pencegahan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menekankan pentingnya daya tahan tubuh untuk berguna menjadi benteng pertahanan diri yang melindungi dari penularan HIV. Selain peran keterlibatan masyarakat, upaya pencegahan dengan memaksimalkan pemetaan temuan tidak hanya lebih efektif, tetapi juga dapat melakukan deteksi penularan sejak dini.
“Sehingga, daya tahan tubuh penting selalu diperkuat untuk menciptakan anti virus seumur hidup. Selain itu, pencegahan pemetaan temuan kasus sejak dini efektif guna menekan sampai nol kasus,” ucap Zulfachmi.

