HEADLINNEWS.ID – SEMARANG – Peristiwa penusukan yang menghebohkan terjadi di SD Negeri Kalipancur 02, Kota Semarang yang dialami oleh seorang ibu pada saat mengambilkan rapor anaknya, Jumat (19/6) pagi. Insiden berdarah ini memicu kepanikan siswa, orang tua, dan para guru yang sedang beraktivitas karena ada kegiatan penerimaan hasil pembelajaran akhir semester.
Korban yang mengalami luka-luka terkena tusukan pelaku langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk memperoleh pertolongan.
Kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Rifki Fahmi Mubarok membenarkan kejadian tersebut dan kasus ini telah ditangani Polsek Ngaliyan.
“Benar, ada kejadian penusukan pelaku dan korban berstatus suami istri,” katanya.
Keduanya pelaku dan korban diketahui merupakan pasangan suami istri. Namun, diduga kejadian bermula permasalahan di dalam keluarga yang dilampiaskan dengan penusukan.
Menurut pengakuan sementara pelaku, perbuatan dipicu kekecewaan dan dendam pribadi permasalahan keluarga. Masalah tersebut saat ini, telah digugat korban sebagai istrinya untuk mengajukan perceraian kepada suaminya tersebut.
Berdasarkan informasi dan hasil pengungkapan dari penyelidikan pihak kepolisian di TKP, korban mengalami insiden penusukan didatangi pelaku saat menghadiri rapat wali murid di sekolah untuk pengambilan rapor. Peristiwa terjadi di depan umum yang menyebabkan saksi mata yang melihat kejadian panik dan ketakutan.
Kasi Humas Polrestabes Semarang itu mengatakan pria yang menjadi terduga pelaku penusukan telah diamankan.
“Pelaku telah diamankan Polsek Ngaliyan setelah pemeriksaan beberapa orang saksi. Pelaku terancam dikenakan hukuman 10 tahun penjara,” terang Kompol Rifki.

