Jalan Randublatung-Cepu Masuk Tahap Lelang, Perbaikan Ditargetkan Segera Dilakukan

Pemprov Jawa Tengah menyampaikan terima kasih atas kritik dan masukan dari masyarakat.

Witarto
2 Min Read

HEADLINNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan perbaikan Jalan Raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora sudah memasuki tahap lelang. Pada tahun 2026 ini, Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,276 miliar untuk penanganan ruas jalan yang rusak berat di Desa Kediren.

Langkah ini menjadi respons nyata atas keluhan masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah, berlubang, dan rawan kecelakaan. Kerusakan tersebut telah menghambat kelancaran lalu lintas sekaligus mengganggu aktivitas ekonomi warga setempat.

Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menyampaikan hal tersebut pada Senin (1/6/2026). Menurutnya, sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi, desain teknis akan dievaluasi agar panjang ruas jalan yang diperbaiki dapat ditambah, sehingga manfaatnya lebih luas bagi masyarakat.

Selain anggaran tersebut, total dana APBD Provinsi untuk perbaikan jalan di Blora sepanjang 101,5 kilometer pada periode 2025–2026 mencapai Rp45,86 miliar. Sebelumnya, pada tahun 2025, ruas Singget-Doplang-Cepu sepanjang 2,611 kilometer telah ditangani dengan biaya Rp19,92 miliar sebagai langkah awal pemulihan jaringan jalan di wilayah tersebut.

Pemprov Jateng juga mengusulkan tiga ruas jalan di Blora masuk ke dalam program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Khusus untuk percepatan penanganan ruas Singget-Doplang-Cepu, Pemprov telah mengajukan dukungan dana senilai Rp46,6 miliar ke Kementerian PUPR melalui skema IJD tahun 2026.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan agar jajarannya merespons cepat setiap keluhan masyarakat, termasuk isu yang viral di media sosial. Ia menekankan bahwa penanganan jalan tidak boleh asal-asalan atau sekadar tambal sulam, melainkan harus dikerjakan secara profesional dengan prioritas pada kerusakan berat agar hasilnya lebih awet dan aman.

Selain mengandalkan APBD, Gubernur Luthfi juga meminta pengawalan serius terhadap usulan bantuan pemerintah pusat dan dukungan dari DPR RI agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Pemprov Jawa Tengah menyampaikan terima kasih atas kritik dan masukan dari masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik, tidak hanya di sektor infrastruktur, tetapi juga sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!