Perpisahan PAUDQU Kharisma Diisi Pentas Seni dan Hafalan Surat

Michael Ivan
By
Michael Ivan
Jurnalis
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
- Jurnalis
3 Min Read
- Foto Ilustrasi

HEADLINNEWS.ID – BOGOR – PAUDQU Kharisma, Jalan Mayjen H.E. Sukma, Ciawi, Kabupaten Bogor, menggelar acara Perpisahan dan Pentas Seni pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 08.00-11.30 WIB. Kegiatan ini menjadi puncak pembelajaran bagi anak didik sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar.

Mengusung tema “Melalui Seni Kita Wujudkan Generasi yang Berprestasi”, acara dibuka dengan pembacaan doa oleh Ela Nurlaela, S.A.P. Doa dipanjatkan untuk kelancaran kegiatan dan keberhasilan para siswa di masa mendatang.

Pentas seni diisi dengan penampilan hafalan surat-surat pendek yang dibawakan para siswa. Anak-anak juga menampilkan sejumlah tarian daerah, yakni Tarian Papua, Tari Aceh, Tarian Sumatera Utara, dan Tarian Riau dengan mengenakan busana adat berwarna-warni.

Rangkaian pertunjukan ditutup dengan penampilan paduan suara yang dibawakan seluruh peserta didik.

Acara dihadiri Ketua IGTKA Kecamatan Ciawi Neneng Hasanah, S.Pd, Ketua Pembina Yayasan Nur Rizki, Komite Sekolah PAUDQU Kharisma Tika Kartika, S.E, para guru, termasuk R. Susilowati Syamsudin, S.Pd.I, serta orang tua murid dan tamu undangan lainnya.

Kepala PAUDQU Kharisma, R. Sri Sunarti, S.Pd, mengatakan tema yang diusung bertujuan membentuk anak didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berakhlak dan mencintai budaya bangsa.

“Melalui tema ‘Melalui Seni Kita Wujudkan Generasi yang Berprestasi’, kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas akademik, tapi juga berakhlak mulia, mandiri, dan mencintai budaya bangsa. Dari doa, hafalan surat, sampai tarian daerah, semua mereka tampilkan dengan bangga,” ujar R. Sri Sunarti kepada KoMiC News.

Guru PAUDQU Kharisma, R. Susilowati Syamsudin, S.Pd.I, mengatakan persiapan pentas seni dilakukan selama beberapa bulan. Menurutnya, keberanian anak tampil di atas panggung menjadi hasil dari proses pembelajaran yang konsisten.

“Kami mendampingi anak-anak latihan berbulan-bulan. Melihat mereka berani tampil hafalan surat dan menari tarian Nusantara di atas panggung, kami bangga,” katanya.

Ketua IGTKA Kecamatan Ciawi, Neneng Hasanah, S.Pd, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu melatih mental, keberanian, dan kerja sama anak sejak usia dini.

Perwakilan Komite Sekolah PAUDQU Kharisma, Tika Kartika, S.E, menyebut keberhasilan kegiatan tidak lepas dari sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua murid dalam mendukung perkembangan anak.

Salah seorang wali murid mengaku terharu melihat perubahan anaknya yang sebelumnya pemalu kini berani tampil menghafal surat dan menari di depan umum.

Acara ditutup dengan prosesi pelepasan siswa dan sesi foto bersama. Pihak sekolah berharap para lulusan PAUDQU Kharisma dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dan tetap membawa nilai-nilai yang ditanamkan selama belajar di sekolah.

Pentas seni dan kegiatan perpisahan di tingkat pendidikan anak usia dini tidak hanya menjadi seremoni akhir tahun ajaran. Kegiatan seperti ini menjadi sarana pengembangan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan pengenalan budaya Nusantara sejak dini.

Keterlibatan guru, komite sekolah, dan orang tua dalam proses persiapan menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam pendidikan anak usia dini. Model pembelajaran yang menggabungkan nilai agama, seni, dan budaya berpotensi membentuk karakter anak yang lebih siap memasuki jenjang pendidikan dasar.

Share This Article
Jurnalis
Follow:
Lebih suka bekerja di balik layar, tapi pastikan selalu update dengan apa yang terjadi di luar sana.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!