HEADLINNEWS.ID – PURWOREJO – Semangat olahraga dan kebersamaan mewarnai pembukaan Turnamen Sepak Bola Rejowinangun Cup 2026 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Alun-alun Kemiri, Sabtu (20/6/2026). Turnamen yang diikuti 16 tim dari berbagai wilayah tersebut secara resmi dibuka oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PKS, Amir Masduki, S.Pd.I.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Ratusan warga tampak memadati area lapangan untuk menyaksikan seremoni pembukaan sekaligus pertandingan perdana kompetisi yang akan berlangsung hingga 12 Juli 2026 mendatang.
Sebagai tanda dimulainya turnamen, Amir Masduki melakukan tendangan pertama di tengah lapangan yang disambut tepuk tangan para pemain, ofisial tim, dan penonton yang hadir.
Dalam sambutannya, Amir Masduki menyampaikan bahwa olahraga merupakan salah satu sarana efektif untuk membangun karakter generasi muda. Melalui kegiatan seperti Rejowinangun Cup, para pemuda dapat mengembangkan potensi, memperluas pergaulan, serta belajar menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Sepak bola bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih dari itu, olahraga mengajarkan kerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat persaudaraan. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita tumbuhkan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan pemain-pemain berbakat sekaligus menjadi hiburan positif bagi masyarakat.
Ketua Panitia Rejowinangun Cup, Teguh Wasono, mengatakan bahwa tingginya minat peserta menunjukkan besarnya kecintaan masyarakat terhadap olahraga sepak bola. Menurutnya, seluruh tim yang bertanding telah mempersiapkan diri untuk memberikan permainan terbaik selama kompetisi berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya kepada Bapak Amir Masduki yang memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembinaan olahraga di masyarakat,” kata Teguh.
Turnamen Rejowinangun Cup 2026 menggunakan sistem gugur dengan total hadiah Rp8 juta serta trofi bergilir yang akan diperebutkan oleh seluruh peserta. Setiap pertandingan diperkirakan akan menyuguhkan persaingan sengit mengingat kualitas tim yang ikut ambil bagian cukup merata.
Usai seremoni pembukaan, pertandingan pertama langsung mempertemukan tim Munggangsari melawan Kerep. Jalannya pertandingan berlangsung seru dan menarik perhatian para penonton yang terus memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya masing-masing.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, diharapkan semangat olahraga, persatuan, dan kebersamaan masyarakat terus terjaga, sekaligus menjadi wadah lahirnya talenta-talenta muda sepak bola yang mampu berprestasi di masa mendatang.

