HEADLINNEWS.ID – Headlinnews.id – Aksi demontrasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Menggugat diwarnai aksi dorong-dorongan dengan aparat kepolisian.
Aksi ini sendiri terjadi,sesaat setelah puluhan mahasiwa itu tiba di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Pantauan di lokasi, mahasiswa yang berasal dari PMKRI Jakarta Timur/Selatan, GMNI Jakarta Timur, LMND Jakarta Timur, dan Himapersis Jakarta Timur tiba di depan Gedung DPR RI sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka membawa satu mobil komando serta bendera organisasi masing-masing.
Setibanya di lokasi, para mahasiswa langsung berorasi sambil membentangkan spanduk dan poster berisi tuntutan mereka. Di sisi lain, aparat kepolisian juga membentangkan spanduk berisi imbauan kepada peserta aksi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto memastikan, petugas yang berjaga dalam aksi demo tidak dilengkapi senjata api.
“Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi,” kata Budi di Jakarta, Senin (15/6).
Budi juga menegaskan seluruh personel yang bertugas telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam melakukan pengamanan.
“Personel yang bertugas mengedepankan tindakan persuasif dan humanis. Kami mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” ujarnya.
Selain pengamanan, petugas juga akan melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terdampak kegiatan. Rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan secara situasional menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.
“Kami berharap seluruh peserta aksi dapat menyampaikan pendapat secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Mari bersama-sama menjaga suasana Jakarta tetap aman dan kondusif,” kata Kombes Budi.

