HEADLINNEWS.ID – Green House Melon Malicha Farm di Desa Semen, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, kini menjadi destinasi agrowisata yang tengah viral dan menarik perhatian masyarakat.
Mengusung konsep wisata petik melon premium langsung dari greenhouse modern, tempat ini menawarkan pengalaman rekreasi sekaligus edukasi pertanian bagi pengunjung dari berbagai kalangan.
Melon yang dibudidayakan menggunakan sistem hidroponik dan precision farming menghasilkan buah berkualitas premium dengan tingkat kemanisan tinggi serta daging buah yang tebal.

Pengunjung tidak hanya dapat memetik sendiri melon pilihan mereka, tetapi juga memperoleh pengetahuan tentang teknologi pertanian modern yang diterapkan dalam proses budidaya.
Selain itu, pengunjung berkesempatan mencicipi melon sebelum membeli sehingga dapat merasakan langsung kualitas buah yang dihasilkan.
Green House Melon Malicha Farm buka setiap Senin dan Rabu hingga Minggu pukul 08.30–17.30 WIB. Sementara pada hari Selasa, operasional dibuka pukul 08.30–10.00 WIB.

Menariknya, destinasi ini tidak memungut biaya tiket masuk. Pengunjung hanya dikenakan biaya sesuai berat melon yang dipetik, dengan harga berkisar Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini, mengapresiasi hadirnya Green House Melon Malicha Farm sebagai inovasi wisata berbasis pertanian yang mampu memberikan nilai edukasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Agrowisata seperti ini menjadi alternatif wisata keluarga yang menarik dan mendukung pengembangan potensi lokal. Kami berharap dapat terus tumbuh dan menjadi daya tarik baru bagi pariwisata Kabupaten Demak,” ujarnya.

Menurutnya, konsep wisata yang memadukan edukasi, rekreasi, dan pemberdayaan sektor pertanian memiliki prospek besar dalam memperkuat citra pariwisata daerah.
Kehadiran Green House Melon Malicha Farm menjadi bukti bahwa pertanian modern tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga dapat berkembang menjadi destinasi wisata edukatif yang mendukung kemajuan pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat.

